Apa Gunung Tertinggi Nomor 1 di Dunia? Simak 12 Daftar Puncak Tertinggi

AKURAT.CO Gunung tertinggi nomor 1 di dunia adalah Gunung Everest yang memiliki ketinggian mencapai 8.848,86 meter di atas permukaan laut (mdpl). Puncak yang berada di kawasan Pegunungan Himalaya ini menjadi salah satu destinasi paling terkenal bagi pendaki dari berbagai penjuru dunia.
Selain Everest, terdapat sejumlah gunung lain yang memiliki ketinggian lebih dari 8.000 mdpl. Sebagian besar berada di kawasan Himalaya dan Karakoram, dengan karakter medan, kondisi cuaca, serta tingkat kesulitan pendakian yang berbeda-beda.
Lantas, apa saja gunung tertinggi di dunia setelah Everest? Berikut daftar 12 puncak tertinggi yang menarik untuk diketahui.
Baca Juga: Kalender Jawa 3 September 2026: Weton Kamis Pon dan Wataknya yang Dikenal Cerdas
Daftar Gunung Tertinggi di Dunia
Gunung-gunung dengan ketinggian di atas 8.000 mdpl kerap disebut sebagai jajaran eight-thousanders. Dari belasan puncak tersebut, Everest menempati posisi pertama, disusul K2 dan Kangchenjunga.
Berikut daftar gunung tertinggi di dunia berdasarkan ketinggian puncaknya.
1. Gunung Everest – 8.848,86 mdpl
Gunung Everest merupakan gunung tertinggi nomor 1 di dunia dengan ketinggian resmi 8.848,86 mdpl. Gunung ini berada di Pegunungan Himalaya dan terletak di kawasan perbatasan Nepal dengan Tibet, China.
Di Nepal, Everest dikenal dengan nama Sagarmatha, sedangkan masyarakat Tibet menyebutnya Chomolungma. Puncaknya menjadi salah satu target paling bergengsi dalam dunia pendakian gunung.
Pendakian Everest bukanlah perjalanan yang mudah. Pendaki harus menghadapi udara tipis, suhu ekstrem, medan bersalju, badai, hingga risiko gangguan kesehatan akibat ketinggian.
Puncak Everest pertama kali berhasil dicapai pada 1953 oleh Edmund Hillary dari Selandia Baru dan Tenzing Norgay, seorang sherpa asal Nepal.
2. Gunung K2 – 8.611 mdpl
Di posisi kedua terdapat Gunung K2 dengan ketinggian 8.611 mdpl. Gunung ini berada di kawasan Karakoram, tepatnya di perbatasan Pakistan dan China.
K2 kerap disebut sebagai salah satu gunung paling sulit didaki di dunia. Jalurnya yang terjal, medan teknis, serta perubahan cuaca yang cepat membuat pendakian menuju puncaknya memiliki tantangan besar.
K2 juga dikenal dengan nama Chogori. Pada 2021, tim pendaki asal Nepal mencatat sejarah sebagai kelompok pertama yang berhasil mencapai puncak K2 pada musim dingin.
3. Gunung Kangchenjunga – 8.586 mdpl
Kangchenjunga menempati urutan ketiga dalam daftar gunung tertinggi di dunia dengan ketinggian 8.586 mdpl. Gunung ini berada di perbatasan Nepal dan India.
Kangchenjunga memiliki lima puncak utama dan dikenal karena lanskap pegunungan yang spektakuler. Kawasan di sekitarnya juga memiliki keanekaragaman flora dan fauna yang menarik.
Gunung ini memiliki nilai budaya yang kuat bagi masyarakat setempat. Nama Kangchenjunga sendiri kerap dikaitkan dengan makna “Lima Harta Salju”, yang merujuk pada lima puncaknya.
4. Gunung Lhotse – 8.516 mdpl
Berada di kawasan Himalaya, Gunung Lhotse memiliki ketinggian 8.516 mdpl dan menjadi gunung tertinggi keempat di dunia.
Lhotse berada sangat dekat dengan Everest. Bahkan, sebagian jalur pendakian menuju kedua gunung tersebut berada pada rute yang sama sebelum akhirnya bercabang menuju puncak masing-masing.
Meski sering dianggap sebagai tujuan tambahan bagi pendaki Everest, Lhotse memiliki tantangan tersendiri. Lereng yang curam dan kondisi cuaca ekstrem membuat pendaki membutuhkan kemampuan teknis serta persiapan yang serius.
Baca Juga: Cara Cek Desil KIP Kuliah 2026 di DTSEN BPS, Begini Langkahnya
5. Gunung Makalu – 8.485 mdpl
Gunung Makalu memiliki ketinggian 8.485 mdpl dan berada di perbatasan Nepal dengan Tibet, China.
Salah satu ciri khas Makalu adalah bentuk puncaknya yang menyerupai piramida. Bentuk tersebut membuatnya terlihat sangat menonjol di antara pegunungan Himalaya.
Di balik panorama yang indah, Makalu mempunyai medan pendakian yang curam dan teknis. Kondisi tersebut membuatnya lebih cocok bagi pendaki yang telah memiliki pengalaman menghadapi medan pegunungan tinggi.
6. Gunung Cho Oyu – 8.188 mdpl
Cho Oyu berada di perbatasan Nepal dan Tibet dengan ketinggian mencapai 8.188 mdpl. Gunung ini menempati posisi keenam dalam daftar puncak tertinggi di dunia.
Cho Oyu sering dianggap sebagai salah satu gunung 8.000 meter yang relatif lebih mudah didaki dibandingkan beberapa puncak lainnya. Karena karakter jalurnya, gunung ini juga menjadi pilihan bagi pendaki yang ingin mendapatkan pengalaman sebelum menghadapi puncak dengan tingkat kesulitan lebih tinggi.
Meski demikian, ketinggian lebih dari 8.000 meter tetap menghadirkan risiko serius. Cuaca ekstrem, suhu rendah, dan kadar oksigen yang sangat tipis tetap menjadi tantangan utama.
7. Gunung Dhaulagiri – 8.167 mdpl
Dhaulagiri memiliki ketinggian 8.167 mdpl dan seluruh wilayah gunung ini berada di Nepal. Namanya sering dikaitkan dengan julukan “Gunung Putih” karena lanskap bersalju yang mendominasi kawasan puncaknya.
Gunung ini menawarkan pemandangan gletser dan pegunungan yang sangat indah. Namun, jalur pendakiannya dikenal cukup berat sehingga membutuhkan persiapan fisik, teknis, dan logistik yang matang.
8. Gunung Manaslu – 8.163 mdpl
Berikutnya adalah Gunung Manaslu dengan ketinggian 8.163 mdpl. Gunung yang berada di Nepal ini dikenal dengan sebutan “Gunung Roh”.
Manaslu menjadi salah satu tujuan pendakian populer karena menawarkan pengalaman pegunungan tinggi dengan suasana yang relatif berbeda dari Everest. Namun, kondisi alamnya tetap berbahaya, terutama karena risiko longsoran salju dan perubahan cuaca.
Pendakian Manaslu juga membutuhkan izin serta persiapan khusus sesuai ketentuan yang berlaku di Nepal.
9. Gunung Nanga Parbat – 8.126 mdpl
Nanga Parbat berada di Pakistan dan memiliki ketinggian 8.126 mdpl. Gunung ini menempati urutan kesembilan dalam daftar gunung tertinggi di dunia.
Nanga Parbat dikenal dengan julukan “The Killer Mountain” karena sejarah panjang kecelakaan dan tingginya tantangan pendakian. Nama Nanga Parbat sendiri berasal dari bahasa Sanskerta yang secara umum dimaknai sebagai “Gunung Telanjang”.
Medan yang terjal dan kondisi alam yang ekstrem membuat gunung ini menjadi salah satu puncak paling menantang bagi pendaki berpengalaman.
10. Gunung Annapurna I – 8.091 mdpl
Di posisi ke-10 terdapat Annapurna I dengan ketinggian 8.091 mdpl. Gunung ini berada di Nepal dan menjadi salah satu puncak yang terkenal memiliki tingkat kesulitan tinggi.
Annapurna I memiliki medan yang kompleks serta risiko longsoran salju. Karena itu, pendakian menuju puncaknya membutuhkan perencanaan dan pengalaman yang matang.
Meski terkenal ekstrem, panorama Pegunungan Himalaya di kawasan Annapurna tetap menjadi daya tarik tersendiri bagi pendaki dan pencinta alam.
11. Gunung Gasherbrum I – 8.080 mdpl
Gasherbrum I, yang juga dikenal sebagai Hidden Peak, memiliki ketinggian 8.080 mdpl. Gunung ini berada di kawasan Karakoram pada perbatasan Pakistan dan China.
Gasherbrum I memiliki jalur pendakian yang teknis dan kondisi cuaca yang dapat berubah dengan cepat. Kawasan di sekitarnya juga memiliki bentang alam berupa gletser dan puncak-puncak pegunungan tinggi.
Dengan ketinggiannya yang mencapai lebih dari 8.000 meter, gunung ini menjadi salah satu tantangan besar dalam dunia pendakian Himalaya-Karakoram.
12. Gunung Broad Peak – 8.051 mdpl
Melengkapi daftar 12 besar, terdapat Broad Peak yang memiliki ketinggian 8.051 mdpl. Gunung ini berada di kawasan Karakoram, tidak jauh dari K2, tepatnya di wilayah perbatasan Pakistan dan China.
Broad Peak dikenal karena memiliki punggungan puncak yang panjang. Karakter tersebut menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi pendaki yang berusaha mencapai titik tertingginya.
Broad Peak pertama kali berhasil didaki pada 1957 dan hingga kini tetap menjadi salah satu tujuan pendakian gunung 8.000 meter.
Mengapa Gunung Everest Menjadi Gunung Tertinggi Nomor 1 di Dunia?
Gunung Everest disebut sebagai gunung tertinggi nomor 1 di dunia karena titik puncaknya memiliki elevasi 8.848,86 mdpl jika diukur dari permukaan laut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








