Akurat
Pemprov Sumsel

Lokasi yang Bisa Dikunjungi Pendaki di Gunung Papandayan: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 17 & 19

Naufal Lanten | 2 September 2025, 22:48 WIB
Lokasi yang Bisa Dikunjungi Pendaki di Gunung Papandayan: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 17 & 19

AKURAT.CO Membahas unsur bahasa dalam sebuah teks merupakan bagian dari materi pelajaran Bahasa Indonesia kelas 7. Salah satu contoh pembahasan ada di buku Bahasa Indonesia kelas VII Kurikulum Merdeka halaman 17 dan 19. Di sana, siswa diminta memahami sebuah pamflet wisata Gunung Papandayan, lalu menjawab beberapa pertanyaan terkait isinya.

Salah satu soal yang sering ditanyakan adalah: “Sebutkan lokasi apa saja yang dapat dikunjungi para pendaki ketika menjelajahi Gunung Papandayan.” Untuk menjawab soal ini, siswa perlu mencermati informasi yang ada di dalam pamflet, mulai dari daya tarik wisata, fasilitas, hingga rute pendakian.

Artikel ini akan mengulas secara lengkap kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 7 halaman 17 dan 19 tentang pamflet Gunung Papandayan, disajikan dengan bahasa yang mudah dipahami dan sesuai untuk pembaca muda.

Mengenal Gunung Papandayan sebagai Obyek Wisata

Gunung Papandayan terletak di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Gunung berapi aktif dengan ketinggian 2.665 meter di atas permukaan laut ini tercatat sudah empat kali meletus, yaitu pada tahun 1772, 1923, 1942, dan terakhir 2002.

Keindahan alam yang dimiliki menjadikan Papandayan salah satu destinasi favorit para pecinta alam. Dalam pamflet yang digunakan sebagai bahan ajar, tercantum berbagai daya tarik wisata, mulai dari panorama kawah hingga hutan yang tercipta akibat letusan. Semua informasi tersebut disusun secara kronologis sehingga mudah dipahami oleh pembaca.

Jawaban Soal Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 17

Pada halaman 17, siswa diminta menjawab soal berikut:

Sebutkan lokasi apa saja yang dapat dikunjungi para pendaki ketika menjelajahi Gunung Papandayan.

Jawaban:
Lokasi yang bisa disinggahi pendaki saat menjelajah Gunung Papandayan antara lain padang edelweiss yang indah, kawah belerang aktif, tebing untuk menikmati momen matahari terbit, aliran sungai dan air terjun, serta Hutan Mati yang menyimpan kisah letusan besar pada 2002.

Dengan kata lain, pamflet menekankan bahwa Papandayan tidak hanya menawarkan pemandangan kawah, tetapi juga keanekaragaman flora dan fauna yang khas, seperti pohon jamuju, edelweiss, hingga keberadaan satwa seperti elang jawa dan trenggiling.

Jawaban Soal Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 19

Pada halaman 19, siswa diberikan enam pertanyaan terkait pamflet wisata Gunung Papandayan. Berikut kunci jawaban yang bisa dijadikan acuan:

  1. Siapa yang diharapkan membaca pamflet ini?
    Pamflet ini ditujukan untuk para pendaki, pecinta alam, maupun orang-orang yang mencari referensi destinasi wisata bertema petualangan.

  2. Apakah pamflet ini sudah memberikan semua informasi yang ingin diketahui oleh orang yang ingin mendaki gunung?
    Ya, pamflet sudah memuat daya tarik wisata, fasilitas pendukung, serta rute pendakian sehingga cukup informatif bagi calon pengunjung.

  3. Bagaimana penggambaran lokasi dan tempat berkemah dalam pamflet? Apakah sudah cukup jelas dan menarik?
    Penjelasan dalam pamflet tergolong jelas, dilengkapi deskripsi yang membuat pembaca semakin tertarik untuk mencoba berkemah di kawasan gunung.

  4. Sebutkan lokasi apa saja yang dapat dikunjungi para pendaki ketika menjelajahi Gunung Papandayan!
    Beberapa lokasi populer antara lain Kawah Gunung Papandayan, Hutan Mati yang unik, serta Padang Edelweiss yang terkenal memesona.

  5. Informasi baru apa saja yang kamu dapatkan dari pamflet?
    Salah satu informasi menarik adalah fakta bahwa Gunung Papandayan telah mengalami erupsi sebanyak empat kali dalam catatan sejarah.

  6. Apakah menurutmu orang akan tertarik mendaki gunung dengan membaca pamflet ini? Mengapa? Tuliskan alasanmu!
    Tentu saja, karena pamflet menyajikan informasi lengkap mulai dari rute pendakian, fasilitas berkemah, hingga daya tarik alam yang khas, sehingga menumbuhkan minat pembaca untuk datang langsung.

Kesimpulan

Materi pada buku Bahasa Indonesia kelas 7 halaman 17 dan 19 mengajarkan siswa untuk memahami isi teks berupa pamflet wisata Gunung Papandayan. Dari pamflet tersebut, siswa bisa menemukan berbagai daya tarik yang membuat Papandayan menjadi salah satu tujuan favorit pendaki di Jawa Barat, mulai dari kawah aktif, Hutan Mati, hingga padang edelweiss.

Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, siswa tidak hanya belajar memahami teks, tetapi juga bisa mengenal lebih dekat keindahan alam Indonesia.

Kalau kamu ingin tahu lebih banyak soal kunci jawaban atau pembahasan materi lainnya di buku Bahasa Indonesia kelas 7, jangan lewatkan update artikel selanjutnya.

Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 200 Kurikulum Merdeka Tentang Identifikasi Fakta dan Opini

Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 180-181: Membedah Kosakata dalam Surat Resmi

FAQ

1. Apa saja lokasi yang dapat dikunjungi pendaki ketika menjelajahi Gunung Papandayan?
Pendaki bisa mengunjungi beberapa lokasi menarik seperti kawah aktif Gunung Papandayan, Hutan Mati, padang edelweiss, tebing untuk menyaksikan matahari terbit, aliran sungai, hingga air terjun bertingkat.

2. Di mana letak Gunung Papandayan?
Gunung Papandayan berada di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dengan ketinggian 2.665 meter di atas permukaan laut.

3. Apa saja daya tarik utama Gunung Papandayan menurut pamflet?
Daya tarik utama meliputi kawah belerang, Hutan Mati yang tercipta pasca letusan 2002, panorama sunrise, wisata air seperti danau dan air terjun, serta keanekaragaman flora dan fauna khas pegunungan.

4. Berapa kali Gunung Papandayan tercatat meletus?
Gunung Papandayan sudah meletus sebanyak empat kali, yaitu pada tahun 1772, 1923, 1942, dan 2002.

5. Siapa yang menjadi sasaran pembaca pamflet Gunung Papandayan?
Pamflet ditujukan untuk para pendaki, pecinta alam, serta masyarakat yang mencari destinasi wisata petualangan di Jawa Barat.

6. Apakah pamflet Gunung Papandayan memberikan informasi yang cukup untuk calon pendaki?
Ya, pamflet sudah memuat informasi lengkap seperti rute pendakian, tempat berkemah, daya tarik wisata, hingga sejarah gunung sehingga cukup menarik untuk dijadikan referensi perjalanan.

7. Mengapa orang bisa tertarik mendaki Gunung Papandayan setelah membaca pamflet?
Karena pamflet menggambarkan keindahan alam Papandayan secara detail, memberikan informasi jelas tentang fasilitas dan rute, serta menampilkan daya tarik yang membuat pembaca ingin merasakannya langsung.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.