Apa yang Harus Dilakukan Setelah Tsunami Surut?

AKURAT.CO Tsunami merupakan bencana yang dapat menimbulkan kerusakan besar dan membahayakan keselamatan masyarakat. Meskipun air tsunami sudah mulai surut, kondisi di sekitar lokasi belum tentu aman. Gelombang susulan, bangunan yang rusak, arus listrik, dan berbagai benda berbahaya masih dapat mengancam keselamatan.
Baca Juga: Kenali Tanda Tsunami Sejak Dini, Ini Sinyal Alam yang Tak Boleh Diabaikan
Setelah tsunami surut, hal pertama yang harus dilakukan adalah tetap berada di tempat yang aman dan mengikuti arahan petugas atau informasi resmi. Jangan langsung kembali ke pantai atau daerah yang sebelumnya terkena tsunami karena masih ada kemungkinan terjadi gelombang susulan.
Jika berada di tempat pengungsian, tetaplah di sana sampai pihak berwenang menyatakan kondisi sudah aman. Hindari berjalan melalui genangan air karena dapat mengandung puing, benda tajam, atau bahaya lain yang tidak terlihat.
Selain itu, periksa kondisi anggota keluarga dan bantu orang yang membutuhkan pertolongan jika situasinya memungkinkan. Jangan menyentuh kabel listrik yang jatuh atau memasuki bangunan yang mengalami kerusakan karena berisiko roboh.
Informasi mengenai kondisi bencana sebaiknya diperoleh dari sumber resmi seperti pemerintah daerah, BPBD, atau BMKG, bukan hanya dari informasi yang beredar di media sosial.
Baca Juga: Pulau Doi Maluku Utara Diguncang Gempa M 6,2, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Setelah tsunami surut, masyarakat tetap perlu waspada dan tidak terburu-buru kembali ke daerah terdampak.
Tetap berada di tempat aman, mengikuti arahan petugas, menghindari bangunan dan area berbahaya, serta mendapatkan informasi dari sumber resmi merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko setelah tsunami.
Sonia Happytrie Setia (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







