Hadir di PIK2, Sekolah Chevalier Bawa Konsep Green School ke Dalam Proses Belajar

AKURAT.CO Kehadiran fasilitas pendidikan menjadi salah satu kebutuhan penting seiring berkembangnya kawasan hunian.
Di PIK2, pilihan tersebut kini bertambah dengan hadirnya Sekolah Katolik Chevalier yang membawa konsep pendidikan holistik sekaligus green school.
Berlokasi di sekitar Milenial Park PIK2, Sekolah Chevalier tidak hanya menjadikan ruang kelas sebagai tempat belajar. Lingkungan sekolah juga dirancang menjadi bagian dari proses pendidikan anak.
Kepala Sekolah Katolik Chevalier PIK2, FX Budijuwono, mengatakan, konsep tersebut diterapkan melalui berbagai program pengayaan bagi siswa.
“Konsep dari Sekolah Katolik Chevalier, kita banyak memberikan pengayaan-pengayaan kepada para siswa yang bersekolah di sekolah ini,” kata Budijuwono, Minggu (27/9/2026).
Salah satu pengayaan tersebut berkaitan langsung dengan konsep green school. Anak-anak diperkenalkan dengan lingkungan hidup melalui aktivitas sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
“Konsep sekolah pertama adalah menganut green school, sekolah yang hijau, pohon-pohon yang hidup dan terawat dengan baik,” ujarnya.
Konsep tersebut tidak berhenti pada keberadaan tanaman di lingkungan sekolah. Siswa juga mendapat kesempatan mengenal proses bercocok tanam.
“Anak-anak juga ada konsep berkebun, sehingga anak-anak itu mengerti bagaimana mereka menghargai hasil pertanian dari yang sederhana dulu,” lanjut Budijuwono.
Pendekatan itu sejalan dengan konsep pembelajaran Sekolah Chevalier yang menjadikan alam dan lingkungan sebagai bagian dari pengalaman belajar.
Dalam program resminya, kegiatan pembelajaran dapat berlangsung di taman, kebun, maupun ruang terbuka sehingga siswa dapat mengenali lingkungan melalui pengalaman langsung.
Konsep green school juga sudah menjadi bagian dari perencanaan Sekolah Chevalier sejak pembangunan dimulai.
Sekitar 40 persen area sekolah direncanakan sebagai area hijau, termasuk ruang yang mendukung aktivitas siswa bersama alam.
Baca Juga: Spotify Terintegrasi dengan Meta Muse untuk Kendalikan Musik dan Podcast
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









