HIS PIK2 Gelar Seminar Parenting, Tekankan Pentingnya Worldview Anak di Era Digital

AKURAT.CO Hope Intercultural School (HIS) PIK2 menggelar Parents Seminar bertajuk Worldview Matters Most untuk mengajak para orang tua memahami pentingnya pembentukan cara pandang anak di tengah era modern yang dipenuhi arus informasi dan perubahan cepat.
Seminar yang berlangsung di Multipurpose Hall lantai 4 HIS PIK2 itu menghadirkan YPPH Board Member, Aileen H. Riady, serta SPH Parenting Program Coordinator, Soekarmini, sebagai pembicara.
Melalui tema Worldview Matters Most, seminar ini menekankan bahwa pendidikan anak tidak cukup hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan nilai hidup, pola pikir, dan kemampuan mengambil keputusan secara bertanggung jawab.
Aileen H. Riady mengatakan anak-anak perlu dipersiapkan untuk menghadapi perubahan zaman dengan sikap aktif, kreatif, dan berani menghadapi tantangan.
“Anak-anak perlu dipersiapkan untuk berani menghadapi tantangan. Bukan hanya melindungi diri, tetapi juga didorong agar mampu berinovasi, berpikir kritis, dan melakukan sesuatu yang berdampak baik,” ujar Aileen.
Baca Juga: Ganjil Genap di Jakarta Ditiadakan Saat Libur Iduladha
Menurutnya, anak-anak saat ini tumbuh dalam lingkungan yang sangat terbuka dengan akses informasi yang luas, sehingga membutuhkan pendampingan dan arahan yang konsisten dari orang tua.
“Worldview akan memengaruhi cara anak bertindak dan mengambil keputusan. Karena itu, orang tua perlu hadir untuk membimbing anak agar mereka memiliki pegangan nilai yang kuat,” katanya.
Sementara itu, Soekarmini menekankan pentingnya sinergi antara sekolah dan keluarga dalam membentuk karakter anak.
Ia mengatakan suasana belajar yang aman, damai, dan kondusif akan lebih mudah tercipta apabila nilai-nilai yang diajarkan di sekolah juga diterapkan di rumah.
“Kerja sama antara orang tua dan guru sangat penting. Nilai yang dibangun di sekolah perlu mendapat dukungan dari rumah agar pembentukan karakter anak berjalan lebih kuat dan konsisten,” ujar Soekarmini.
Salah satu peserta seminar, Melinda, mengaku memperoleh banyak perspektif baru mengenai pola pendampingan anak di era saat ini.
“Saya jadi lebih paham bahwa anak bukan hanya perlu pintar secara akademik. Mereka juga perlu punya nilai hidup, cara berpikir, dan keberanian untuk mengambil keputusan yang baik,” katanya.
Melalui seminar ini, HIS PIK2 berharap para orang tua semakin aktif mendampingi anak dalam membangun cara pandang yang sehat, kritis, dan bertanggung jawab di tengah tantangan perkembangan zaman.
Baca Juga: Sunway Kuala Lumpur Sembuhkan Nenek 102 Tahun hingga Berjalan, Usai Cedera Serius di Pinggul
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









