Ulama-Kiai Di Pandeglang: Ganjar Paham Situasi Masyarakat Menengah Ke Bawah

AKURAT.CO Puluhan ulama dan kiai di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten sepakat mendukung Ganjar Pranowo sebagai Presiden RI di tahun 2024.
Dukungan tersebut disepakati para ulama dan kiai Kabupaten Pandeglang usai menggelar Halaqah Ulama Merah Putih di Pondok Pesantren (Ponpes) Roudlotul Athfal, Salawi, Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (21/9/2023).
Perwakilan Ponpes Darul Muta'allimin, Kiai M Rusli mengatakan, dari hasil Halaqah Merah Putih disebutkan bahwa sosok Ganjar adalah pemimpin tepat untuk bangsa Indonesia ke depan.
Baca Juga: Soal Peluang Duet Dengan Ganjar, Prabowo: Apapun Yang Terjadi Harus Rukun
Hal itu dilihat dari pemahaman dan kepedulian Ganjar terhadap berbagai situasi masyarakat menengah ke bawah. Tak terkecuali guru dan pendidik keagamaan informal.
“Memang yang kita butuhkan memang sosok yang merakyat, suka menampung aspirasi, terus juga secara langsung menyampaikan aspirasinya, ketika masyarakat mengeluh juga bisa langsung menjawabnya hal seperti itu,” katanya.
“Kegiatan para guru ngaji itu lillahitaala, tetapi ketika ada partisipasi pemerintah secara utuh, itu alangkah baiknya. Pasti disambut pada ustaz, para kiai,” sambung KH Rusli.
Baca Juga: KPPP Soal Ganjar Muncul Di Tayangan Azan: Upaya Menujukkan Jati Dirinya
Seperti diketahui, selama memimpin Jawa Tengah (Jateng) sebagai gubernur dua periode, Ganjar menggulirkan dengan menggulirkan program insentif guru keagamaan yang menyasar pendidik informal, termasuk guru ngaji.
Program yang digagas Ganjar di Jateng sejak tahun 2019 ini memungkinkan guru keagamaan mendapat insentif Rp 1,2 juta per tahun. Tak hanya guru agama Islam, tapi juga Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha.
“Artinya kami pun ingin merasakan apa yang dirasakan Provinsi Jawa Tengah itu kaitannya dengan insentif guru ngaji dan lain sebagainya yang fokus pada pondok pesantren,” kata Kiai Rusli.
Baca Juga: Prabowo-Ganjar Bakal Berduel Bukan Berduet
Kiai Rusli optimis, sosok Ganjar yang merakyat dan mudah menerima aspirasi masyarakat menjadi modal berharga untuk meningkatkan program gagasannya ke level nasional sebagai Presiden RI kelak.
“Ketika memang Pak Ganjar Pranowo menjadi presiden, program-program itu secara nasional bisa disalurkan,” pungkasnya.
Turut hadir dalam Halaqah Ulama Merah Putih KH Muhaimin dari Ponpes Roudhotul Athfal, Kiai Tb Encep Muhtadi Hasbi dari Ponpes Darul Ibtidaa’, Tubagus Muhammad Yudi dari Majelis Taklim Al-Hijaiyyah, Kiai Masudi dari Al Ibtida’, Kiai Didin dari Majelis Taklim Kiai Kolot, Kiai Asep Sopian dari Ponpes Darul Muqimin, Kiai Hunaepi dari Riyadhul Muntadiien, serta kiai dan ulama besar lainnya di Banten.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









