TPN Rilis OMG, Media Komunikasi Anak Muda Dengan Ganjar

AKURAT.CO Kelompok Pendukung Ganjar-Mahfud merilis aplikasi baru dengan nama OMG (Oke Mas Ganjar), yang bertujuan untuk menghimpun pendapat dari Generasi Z, Y, dan Milenial.
OMG adalah sebuah aplikasi platform yang menghubungkan individu, khususnya generasi milenial, dengan calon presiden Ganjar Pranowo.
Aplikasi ini, yang dapat diunduh di smartphone iPhone dan Android, menawarkan tiga fitur utama, yaitu Curhat (ungkapan perasaan), Podcast, dan Event.
Aplikasi ini berbasis suara, memungkinkan anak muda untuk berbagi curhat tidak hanya melalui teks tetapi juga melalui rekaman suara, sehingga dapat mengekspresikan emosi mereka.
Dengan fitur Podcast, generasi Z, Y, dan milenial dapat mengakses dan mengetahui berbagai kegiatan yang dilakukan oleh calon presiden Ganjar Pranowo.
Baca Juga: Warga Sambut Antusias Saat Ganjar Menginap Di Rumah Warga, Bahkan Sampai Rela Kehujanan
Sementara itu, fitur Event menyediakan informasi mengenai berbagai acara yang dapat diikuti oleh generasi Z bersama dengan Ganjar.
Deputi Komunikasi 360 Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Prabu Revolusi mengatakan bahwa calon presiden dan wakil presiden, Ganjar-Mahfud, memiliki niat untuk berbagi pengalaman dan melakukan komunikasi yang serius dengan anak muda, termasuk Generasi Z, Generasi Y, dan milenial.
Prabu menjelaskan bahwa anak muda merupakan mayoritas dalam pemilihan presiden 2024. Di Tim Pemenangan Nasional (TPN), mereka menerima pesan khusus dari calon presiden Ganjar Pranowo untuk secara efektif berkomunikasi dan memberikan peran yang signifikan kepada anak muda.
"Oleh karena itu, kami telah menyiapkan jalur komunikasi agar calon presiden Ganjar Pranowo dapat berinteraksi dengan anak muda," ungkap Prabu Revolusi dalam acara peluncuran Aplikasi OMG (Oke Mas Ganjar) di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Rumah Cemara 19, Menteng, Jakarta Pusat, belum lama ini.
Prabu menjelaskan bahwa saluran komunikasi antara Ganjar dan anak muda telah dikembangkan dengan memanfaatkan teknologi, dengan inovasi melalui kecerdasan buatan (AI). Hal ini bertujuan agar anak muda dapat sepenuhnya menyampaikan pesan, masukan, dan kritik kepada Ganjar Pranowo.
Direktur Muda Komunikasi Politik, Pangeran Siahaan mengatakan bahwa tujuan dari aplikasi OMG adalah untuk menggali dan memahami dengan tepat apa yang diinginkan oleh generasi muda. Dengan demikian, Ganjar Pranowo dapat mewujudkan aspirasi dari kalangan anak muda.
"Pemuda saat ini mungkin belum begitu tertarik pada politik. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika nantinya mereka menyampaikan pesan yang tidak terkait dengan politik. Di sisi lain, Ganjar Pranowo dapat langsung merespons setiap pertanyaan dan mengangkat isu-isu yang relevan dengan kehidupan anak muda," ujar Pangeran.
Bukan hanya itu, fitur Event yang disajikan juga sangat cocok untuk anak muda. Mayoritas kontennya bahkan tidak membahas tentang politik.
Menurut Pangeran, banyak yang menyatakan bahwa lebih dari 50% pemilih dalam pemilihan presiden 2024 adalah generasi muda, tetapi sayangnya hal itu hanya menjadi slogan semata. Padahal, kepentingan generasi muda jauh lebih signifikan daripada sekadar trik promosi.
"Capres dan cawapres Ganjar-Mahfud bertujuan mencapai kemajuan dalam pendidikan, lapangan pekerjaan, dan juga aspek-aspek yang mungkin belum banyak dipertimbangkan, seperti kesehatan mental. Semua ini terkait erat dengan generasi muda," ujarnya.
Pangeran menyatakan bahwa Ganjar sebagai calon presiden dapat mengakomodasi harapan generasi muda melalui aplikasi bernama OMG (Oke Mas Ganjar).
Dengan tagline "The next level of digital campaign," aplikasi OMG dirancang khusus untuk generasi muda. Saluran ini dibuat eksklusif untuk mereka dan menyediakan koneksi langsung dengan Ganjar Pranowo.
Dengan aplikasi ini, Pangeran menjelaskan bahwa tujuan utamanya adalah agar jutaan anak muda Indonesia dapat dengan langsung menyampaikan aspirasinya dan mendapatkan tanggapan langsung dari Ganjar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








