Ganjar Keluhkan Porsi Tanya Jawab Debat Perdana Capres

AKURAT.CO Ganjar Pranowo mengeluhkan kurangnya porsi tanya jawab pada debat perdana capres yang digelar di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (12/12/2023) malam. Ganjar menilai kurangnya sesi tanya jawab membuat para kandidat capres kurang optimal menunjukkan sikap dan visi-misi yang sedang diperjuangkan.
Ganjar tidak mengeluhkan durasi debat, namun sesi tanya jawab dianggap layak ditambah porsinya, sehingga setiap kandidat bukan hanya bisa memberi jawaban secara spontan, tetapi menunjukkan sikap dan karakternya ketika membahas suatu isu.
“Bukan durasi. Ruang tanya jawabnya yang lebih banyak, sehingga kata debatnya akan lebih bisa menunjukkan apa yang menjadi pikiran, refleksi dan jawaban spontan karena itu menunjukkan sikap,” kata Ganjar.
Baca Juga: Debat Capres Perdana, Ganjar Unggul dari Anies dan Prabowo
Masing-masing capres yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto dan Ganjar mendapatkan porsi atau kesempatan yang sama membahas isu-isu yang sudah menjadi sub tema debat tadi malam. Ketiganya juga diberi kesempatan melempar pertanyaan atau menyanggah jawaban dari capres lain.
Durasi yang disediakan penyelenggara cukup singkat yakni, 4 menit untuk memaparkan visi-misi, 2 menit menjawab pertanyaan panelis, dan 1 menit untuk menanggapi capres lain.
Sekalipun begitu, capres nomor urut 3 mengapresiasi gelaran debat oleh KPU yang berjalan baik dan apik. Hanya saja secara substansi dia menilai masing-masing kandidat belum luwes memaparkan gagasan melalui sesi tanya jawab.
Baca Juga: Ganjar Tegaskan Jaga Demokrasi dan Sikat Korupsi
Dirinya berharap pemilih bisa mendapatkan preferensi setelah menyaksikan sesi debat perdana yang membahas tema antara lain hukum, HAM, pemberantasan korupsi, demokrasi, dan layanan publik.
“Mudah-mudahan cukup bisa mengedukasi, dan masih ada debat debat yg lain, kita harap masyarakat bisa mengikuti terus,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 6Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo







