KPU Tetapkan 211,8 Juta Pemilih Hasil Pemutakhiran Data Semester II 2025

AKURAT.CO Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) menetapkan jumlah pemilih hasil Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester II Tahun 2025 sebanyak 211.865.861 jiwa atau sekitar 211,8 juta pemilih.
Jumlah tersebut menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan pemilu sebelumnya.
Penetapan dilakukan dalam Rapat Pleno Terbuka PDPB Tingkat Nasional Semester II Tahun 2025 yang digelar di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol No. 29, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/12/2025).
Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin, menjelaskan bahwa pemilih perempuan masih mendominasi dengan jumlah 106.281.968 jiwa atau 50,16 persen, sedangkan pemilih laki-laki tercatat 105.583.893 jiwa atau 49,84 persen.
“Ini merupakan rekapitulasi data pemilih hasil Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Semester II Tahun 2025,” ujar Afifuddin dalam rapat pleno.
Ia menyebutkan, pemutakhiran data dilakukan secara menyeluruh di 83.737 kelurahan, 7.285 kecamatan, 514 kabupaten/kota, dan 38 provinsi di seluruh Indonesia.
Proses rekapitulasi dimulai dari tingkat kabupaten/kota, dilanjutkan pleno provinsi, hingga ditetapkan secara nasional oleh KPU RI.
“KPU provinsi telah melaksanakan pleno terbuka di wilayah masing-masing, dan hari ini hasil rekap dari seluruh provinsi kami tetapkan di tingkat nasional,” jelasnya.
Baca Juga: Komisi Percepatan Reformasi Polri Tindak Lanjuti Polemik Perpol Nomor 10 Tahun 2025
Sementara itu, Anggota KPU RI sekaligus Ketua Divisi Data dan Informasi, Betty Epsilon Idroos, mengatakan pemutakhiran data pemilih luar negeri mengacu pada Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri.
Menurut Betty, KPU RI menangani langsung pemutakhiran data pemilih luar negeri dengan bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri.
Data tersebut disandingkan dengan data pemilih dalam negeri, khususnya yang telah memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).
“Data luar negeri kami perbarui dari DP4 dan disandingkan dengan data dalam negeri. Untuk pemilih yang memiliki NIK dapat langsung dicocokkan, sementara yang belum ber-NIK kami mengandalkan data dari Kementerian Luar Negeri,” ujar Betty.
Sebagai perbandingan, pada Pemilu Serentak 2024, KPU menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 204,8 juta pemilih, dengan pemilih luar negeri tercatat 1.750.474 jiwa yang tersebar di 128 negara perwakilan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







