Dipimpin Ganjar, Indeks Korupsi Jateng Lampaui Skala Nasional

AKURAT.CO Indeks Korupsi Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Ganjar Pranowo berada jauh di atas rata-rata nasional.
Hal itu berdasarkan Survei Penilaian Integritas (SPI) untuk periode 2023 yang dirilis Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (26/1/2024).
Hasil SPI mencatat indeks korupsi Jateng periode 2023 berada di angka 77,91. Sementara indeks nasional hanya di angka 70,97, mengalami penurunan dari tahun lalu dengan indeks 71,94.
Nilai indeks yang tinggi menunjukkan pengendalian korupsi yang lebih baik. Artinya, tingkat pengendalian korupsi Jateng, di bawah komando Ganjar Pranowo yang menjabat gubernur pada 2013-2023, jauh lebih baik ketimbang nasional.
Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, mengatakan, gejolak skor indeks korupsi dipengaruhi semangat antikorupsi pimpinan terkait.
Baca Juga: Indeks Korupsi Indonesia Turun, Ini Kata Pemerintah…
"KPK berpendapat bahwa kenaikan dan penurunan skor SPI sangat dipengaruhi oleh komitmen nyata dari pimpinan lembaga, baik di pusat maupun di pemerintah daerah," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (30/1/2024).
Menurut Johanis Tanak, indeks tersebut juga belum mencapai target nasional. Sebab skor Indeks Integritas Nasional pada tahun 2023 ditargetkan mencapai angka 74.
"RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah) menetapkan target SPI yang disebut sebagai Indeks Integritas Nasional sebesar 70 pada tahun 2021 dengan kenaikan dua poin setiap tahun. Sehingga, untuk tahun 2023, target Indeks Integritas Nasional adalah sebesar 74," jelasnya.
Untuk diketahui, hasil SPI pada tahun 2021 berada di angka 72,43, sementara tahun 2022 adalah 71,94.
Baca Juga: Kepercayaan Publik Terhadap Kejaksaan Membaik Berkat Usut Korupsi dan Restorative Justice
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








