AKURAT.CO Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo angkat topi menyikapi mundurnya Jaleswari Pramodhawardani dari jabatan Deputi V Kepala Staf Kepresidenan. Ganjar mengaku hormat terhadap keputusan perempuan yang akrab disapa Dani itu.
Menurutnya, keputusan mundur yang diambil Dani mampu mengurangi kecurigaan adanya konflik kepentingan yang melibatkan pihak Istana. Malahan dia menganjurkan sikap Dani diikuti pihak lain yang secara langsung atau tidak, ikut berkepentingan dalam Pemilu 2024.
“Kalau yang lain kemudian merasa ketika kemudian ada potensi konflik kepentingan ya itu mundur lebih baik, sehingga nanti tidak ada kecurigaan," kata Ganjar, di Tomohon, Sulut, Kamis (1/2/2024).
Baca Juga: Mundur, Jaleswari Pramodhawardani Tinggalkan Kantor Staf Presiden
Dani memutuskan mundur karena tidak mau pilihan politiknya membebani Presiden Jokowi. Keputusan mundur disampaikan kepada Kepala Negara melalui KSP Moeldoko.
Dirinya mengaku memilih mundur karena pertimbangan etika dan idealisme. Bahkan dirinya merasa menangkap aspirasi publik terhadap netralitas dan profesionalisme pemerintah pada tahun politik ini.
Ganjar menganggap sikap Dani benar. “Saya respect betul mengambil sebuah sikap ‘saya mundur’” Kata dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







