Anies Yakinkan Pendukungnya Bukan Penonton: Saudara Penggerak Perubahan
Citra Puspitaningrum | 10 Februari 2024, 20:35 WIB

AKURAT.CO Calon presiden (Capres) nomor urut 1, Anies Baswedan mengatakan pendukungnya merupakan penentu arah perubahan untuk Indonesia ke depan. Hal itu disampaikan Anies dalam kampanye akbar di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (10/2/2024).
"Saudara bukan penonton bukan hadirin, saudara adalah penggerak perubahan, saudara-saudara harus membawa harapan itu," kata Anies.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta kepada para pendukung AMIN untuk bersatu padu mengawal suara-suara yang datang dari hati nurani dengan cara melakukan pengawasan di semua tempat pemungutan suara (TPS).
"Semua harus bersiap bekerjasama empat hari lagi, bangsa ini akan menentukan arah, empat hari lagi akan menentukan perjalan ke depan," ujarnya.
Captain Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN), Muhammad Syaugi Alaydrus mengatakan massa kampanye akbar yang datang ke Jakarta International Stadium (JIS) bukan massa bayaran.
Massa yang hadir, klaim Syaugi, sangat beragam. Menurut dia, keberagaman itu bukan hanya soal pakaian yang dikenakan, tetapi daerah mereka berasal.
Dengan keberagaman tersebut, dia menegaskan masyarakat ingin menunjukkan sisi persatuan untuk perubahan. "Ya kita lihat aja pakaian mereka beragam, bukan yg sama dari situlah mereka ini menunjukan keberagaman untuk persatuan. Persatuan itu apa? Untuk perubahan," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









