Paslon Capres-Cawapres Diingatkan Tak Manfaatkan Jabatan untuk Kampanye di Masa Tenang Pemilu

AKURAT.CO Pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) diminta untuk tidak menggunakan jabatan yang melekat untuk berkampanye di masa tenang Pemilu serentak 2024.
Diketahui, saat ini dimulai dari tanggal 11 hingga 13 Februari para kandidat dilarang untuk melakukan kegiatan kampanye sebagaimana diatur dalam PKPU Nomor 15 Tahun 2023 tentang kampanye Pemilihan Umum.
Baca Juga: Waspada 'Serangan Fajar' di Masa Tenang Pemilu 2024
Atas dasar itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengingatkan kepada para capres-cawapres yang masih menjalani tugas sebagai pejabat negara untuk tidak melakukan kegiatan kampanye.
"Yang tidak boleh adalah melaksanakan fungsinya sebagai pejabat negara lalu berkampanye. Itu tidak boleh," kata Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty saat ditemui di media center Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (12/2/2024).
Dia meminta kepada seluruh kandidat pasangan capres-cawapres yang masih menjabat baik itu sebagai menteri maupun kelapa daerah untuk memperhatikan larangan kampanye pada saat masa tenang.
Baca Juga: Peserta Pemilu 2024 Diminta Lebih Santai dan Introspeksi Diri Selama Masa Tenang
Apabila ditemukan laporan terkait kegiatan kampanye yang dibungkus dengan kunjungan kerja pihaknya tidak segan untuk menjatuhkan sanksi berat berupa diskualifikasi dari keikutsertaan sebagai kandidat capres-cawapres.
"Yang tidak boleh adalah menjalankan jabatannya, lalu sambil kampanye. Dalam konteks ini nanti kita periksa, kita cek ada yang dilanggar atau tidak," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








