PSI Tanggapi Pernyataan Romahurmuziy: Lebih Elok Bawa Bukti ke Bawaslu, Bukan Ngoceh di Medsos
Dwana Muhfaqdilla | 3 Maret 2024, 13:38 WIB

AKURAT.CO Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyayangkan cuitan dari Ketua Majelis Pertimbangan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Romahurmuziy (Rommy), pada sosial medianya.
Ketua DPP PSI, Cheryl Tanzil, mengatakan bahwa pernyataan yang diutarakan Rommy merupakan pernyataan tanpa dasar.
“Saya menyayangkan politisi se-senior Romahurmuziy membuat statement tanpa dasar seperti ini. Kalau meminta atensi KPU dan Bawaslu, harusnya layangkan saja surat resmi, lengkap dengan rincian nota keberatannya di mana?” kata Cheryl kepada Akurat.co, Minggu (3/3/2024).
Menurutnya, penambahan jumlah suara PSI dalam 6 hari terakhir masih sangat wajar. Pasalnya, hanya sekitar 0,47 persen dari quick count berbagai lembaga survei.
Bahkan, kata dia, banyak partai-partai lain yang penambahannya di atas perolehan PSI. Seperti PKB yang memiliki penambahan 0,91 persen dan Partai Gelora yang memiliki penambahan 0,55 persen.
“PSI sendiri, dalam quick count Indikator Indonesia, ada di angka 2,66 persen sementara rekapitulasi KPU ada di 3,13 persen atau selisih (naik) 0,47 persen,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Cheryl menyayangkan pihak lain seakan-akan hanya fokus melihat angka PSI.
“Jika ada pihak yang merasa dirugikan, akan lebih elok jika membawa bukti segera ke Bawaslu. Bukan hanya menggiring opini liar di media dan sosmed,” tegasnya.
Adapun saat ini, ia melihat proses hitung suara sedang berjalan dan sekitar 69 juta suara masih belum masuk Sirekap. Karenanya, PSI masih sangat berpeluang menambah suara dan mencapai 4 persen ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT).
Sebelumnya, Ketua Majelis Pertimbangan PPP, Muhammad Romahurmuziy, meminta atensi KPU dan Bawaslu atas dugaan lonjakan suara PSI yang tidak wajar.
“Mohon atensi kepada @kpu_ri dan @bawasluri, operasi apa ini? Meminjam bahasa pak @jusufkalla, apakah ini operasi "sayang anak" lagi?” kata Rommy di akun Instagram pribadinya @romahurmuziy, Sabtu (2/3/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









