Bawaslu Akan Bahas Netralitas Kepala Desa Jelang Pilkada Serentak 2024

AKURAT.CO Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) berencana mengumpulkan pejabat daerah untuk membahas netralitas kepala desa menjelang Pilkada Serentak 2024.
Anggota Bawaslu RI, Puadi, menyatakan bahwa jajarannya di tingkat provinsi akan mengundang para bupati, sementara Bawaslu kabupaten akan secara langsung mengundang kepala desa guna membahas isu netralitas dan sosialisasi terkait permasalahan tersebut.
"Dalam UU Pilkada terdapat beberapa ketentuan yang secara eksplisit menyebut kepala desa. Agar konsepnya seragam di setiap daerah, Bawaslu melalui kegiatan ini akan menyusun konsep atau pedoman untuk pelaksanaan sosialisasi," kata Puadi kepada wartawan, Jumat (2/8/2024).
Baca Juga: Bawaslu Soroti Netralitas Kepala Desa dalam Pemilu
Ia menambahkan bahwa UU Pilkada telah memuat sejumlah aturan yang jelas mengenai keterlibatan kepala daerah.
Ketentuan tersebut mencakup aturan pengunduran diri bagi kepala desa yang akan mencalonkan diri sebagai kepala daerah atau wakil kepala daerah.
Selain itu, terdapat larangan bagi kepala daerah untuk melibatkan kepala desa dalam kampanye.
Aturan lainnya melarang kepala desa membuat keputusan atau tindakan yang menguntungkan salah satu pasangan calon. "Netralitas selalu menjadi isu krusial dalam setiap perhelatan politik lima tahunan," ujarnya.
Meskipun isu ini selalu menjadi perhatian dan sering didiskusikan, masih banyak kasus pelanggaran yang menguntungkan salah satu pasangan calon melalui tugas dan fungsi jabatan kepala desa.
“Tetap saja pelanggaran netralitas kepala desa masih terjadi," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








