PDIP Respons Gabungnya PPP dan Perindo ke KIM, Hasto: Kami Hormati Perbedaan Politik

AKURAT.CO Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP merespons langkah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Perindo yang memilih bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) setelah sebelumnya berkoalisi dengan PDIP selama Pilpres 2024.
Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menyatakan, partainya sudah menjalin komunikasi dengan Perindo terkait rencana tersebut.
“Kami sudah berkomunikasi, saya sempat bertemu dengan Mbak Angela (Tanoesoedibjo), Ketua Umum Perindo sebelumnya, dan beliau menyampaikan hal ini kepada saya. Kami sangat memahami," ujar Hasto di Parkir Timur Senayan, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (18/8/2024).
Baca Juga: Jessica Kumala Wongso Resmi Bebas Bersyarat, Wajib Lapor hingga 2032
Hasto menegaskan bahwa PDIP menghormati kebebasan partai lain dalam memilih mitra koalisi. "Inilah indahnya dalam politik, kita menghormati perbedaan-perbedaan dalam posisi politik," katanya.
Meskipun KIM semakin besar dengan tambahan PPP dan Perindo, Hasto menekankan bahwa PDIP tetap kokoh pada jalur kerakyatan dan berkomitmen untuk membangun demokrasi yang sehat.
“Kami akan membangun demokrasi yang berkedaulatan rakyat, agar setiap anak bangsa bisa memacu prestasinya dalam semua aspek kehidupan," lanjut Hasto.
Salah satu upaya PDIP untuk menghimpun kekuatan rakyat, menurut Hasto, adalah melalui olahraga.
Baca Juga: TKN Prabowo-Gibran Ungkap Upacara HUT ke-79 RI di IKN Berjalan Khidmat dan Lancar
“Termasuk melalui olahraga, kita bisa bayangkan betapa bergetarnya dada kita ketika melihat sang saka merah putih berkibar dalam olimpiade. Itulah yang dipilih sebagai jalan PDI Perjuangan," tutupnya.
Sebelumnya, PPP dan Partai Perindo resmi bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM), yang kini dikenal sebagai KIM Plus.
Kedua partai tersebut memutuskan bergabung setelah para Ketua Umum mereka bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
Prabowo menyambut baik bergabungnya PPP ke KIM dan menyatakan bahwa kehadiran PPP akan memperkuat upaya koalisi dalam mendukung pemerintahannya mulai 20 Oktober 2024.
Baca Juga: Duet Ridwan Kamil-Suswono Berpeluang Menang Mudah di Pilkada Jakarta 2024
“Saya menyambut baik, saya menyampaikan terima kasih, rasa gembira saya atas nama teman-teman gabungan koalisi kita," kata Prabowo di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis (15/8/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







