Idrus Marham Respons Isu Penunjukan Sebagai Ketua Dewan Pembina Golkar

AKURAT.CO Politisi Partai Golkar, Idrus Marham, merespons kabar yang beredar mengenai dirinya yang disebut-sebut akan ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Golkar untuk periode 2024-2029.
Idrus mengungkapkan, dirinya telah berdiskusi dengan Ketua Umum Partai Golkar terpilih, Bahlil Lahadalia, jauh sebelum Bahlil dipilih sebagai Ketua Umum.
Menurut Idrus, dalam diskusi tersebut, mereka membahas berbagai aspirasi yang berkembang di kalangan masyarakat, termasuk nama-nama yang diusulkan untuk menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina hingga Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar.
Baca Juga: Revisi UU Pilkada Dinilai Sarat Muatan Politik Pragmatis
Mengenai jabatan Sekjen, Idrus dengan tegas menyatakan, ia merasa sudah cukup lama menjabat sebagai Sekjen Partai Golkar. Ia menyarankan agar posisi tersebut diberikan kepada kader-kader yang seangkatan dengan Bahlil.
“Terakhir beredar itu bahwa ini Ketua Dewan Pembina, ada juga tadinya itu, masalah Sekjen. Ya, saya empat bulan sebelum ini sudah bilang, saya akan panggil Dinda (Bahlil). Dinda, jangan lagi berpikir, cukuplah saya Sekjen delapan tahun. Biarlah adik-adik saya dan lain-lain yang seangkatan dengan Anda yang mengambil peran,” kata Idrus di Senayan, Jakarta, Rabu (21/8/2024).
Sementara itu, terkait kabar dirinya yang disebut-sebut akan menjadi Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Idrus tidak memberikan jawaban yang tegas.
Baca Juga: Jokowi Nyaman Hadir di Munas Golkar: Pohon Beringin Bikin Adem dan Sejuk
Namun, ia memberikan isyarat bahwa dirinya siap menyumbangkan ide dan gagasannya untuk kemajuan Partai Golkar.
“Nah, masalah peran apa yang kita lakukan ke depan itu tidak jadi masalah. Karena kekuatan kita, utamanya saya, ada pada konsep, ada pada pikiran, dan itulah pencerminan dari 'the party of ideas'. Itu sebenarnya yang kita inginkan,” ujarnya.
Idrus juga mengungkapkan harapannya agar kader-kader Golkar dapat terus berkembang. Menurutnya, hal ini bisa terwujud jika program-program dan doktrin kekaryaan berjalan dengan baik.
“Kita ingin kader-kader Golkar ke depan berperan bukan karena struktur, bukan semata-mata karena posisi, tetapi karena betul-betul pikiran-pikiran cerdas yang lahir dari dirinya. Lalu itu kita wujudkan dalam program-program, program itu kita laksanakan sebagai wujud daripada doktrin karya kekaryaan, dan ini kalau berjalan bermanfaat bagi rakyat,” ungkapnya.
Baca Juga: PDIP Tetap Usung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta 2024
Sebagai informasi, Bahlil Lahadalia telah resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Golkar dalam Musyawarah Nasional Golkar ke-XI.
Sementara itu, beredar kabar bahwa Sekjen yang akan dipilih adalah Ketua DPD Golkar Jawa Timur, Muhammad Sarmuji. Selain itu, dua nama yang disebut-sebut akan menjadi Ketua Dewan Pembina Partai Golkar adalah Idrus Marham dan Joko Widodo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









