KPU Bakal Ulang Proses Pilkada di 2025 jika Kotak Kosong Menang

AKURAT.CO Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akan menggelar pilkada ulang di tahun 2025, jika pilkada di daerah dimenangkan oleh kotak kosong pada Pilkada serentak 2024.
Komisioner KPU RI, August Mellaz, mengatakan opsi itu masuk pertimbangan untuk memastikan agar kepala daerah terpilih ditentukan oleh suara rakyat.
"Salah satunya memang sebagaimana isu yang saat ini mengemuka itu dilakukan pemilukada di tahun 2025," kata Mellaz dalam keterangannya, Sabtu (7/9/2024).
Baca Juga: Ada Opsi Pilkada Ulang jika Kotak Kosong Menang
Dia menerangkan, untuk memastikan Pilkada ulang di daerah yang menang kotak kosong pihaknya membutuhkan waktu selama sembilan bulan. Selama sembilan bulan itu, KPU akan menyiapkan mekanisme penyelenggaraan Pilkada ulang.
"Nah, kapan tahun 2025-nya Kalau secara prinsip, kalau kebutuhan KPU menyiapkan tahapan pilkada itu teoritis 9 bulan," jelasnya.
Oleh karena itu, kepastian Pilkada ulang untuk daerah yang menang kotak kosong baru akan terselenggara pada akhir tahun 2025.
"Ya sudah kan, ya arahnya mungkin nggak akan jauh beda mungkin, kemungkinan masih tetap di jelang-jelang akhir tahun 2025, itu opsi ya," tuturnya.
Kendati demikian, Mellaz mengatakan, penyelenggaraan gelaran pilkada ulang 2025 itu tergantung pada hasil rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR dan pemerintah.
"Tapi nanti tetap bergantungan dari rapat dengar pendapat kami dengan Penyelenggara pemilu dengan Komisi II DPR dan pemerintah," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







