Pleno DPP AMPI Ricuh, Mosi Tidak Percaya Terhadap Ketua Umum Diajukan

AKURAT.CO Rapat pleno DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) yang digelar di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, berakhir ricuh.
Kericuhan meledak setelah agenda untuk meminta klarifikasi terkait dugaan pelanggaran amoral dan tata kelola organisasi oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ahmad Andi Bahri serta Ketua Bidang Organisasi mengalami kebuntuan.
Wakil Ketua Umum AMPI, Omar Syarif, menjelaskan, sejak awal, pleno tersebut berjalan alot, dengan Sekjen dan Ketua Bidang Organisasi diduga menggunakan pihak keamanan yang tidak dikenal untuk mengintimidasi peserta rapat.
Baca Juga: BMKG: Cuaca Berawan Tebal di Sebagian Besar Wilayah Indonesia Hari Ini
"Sidang yang dimulai sejak siang sudah diwarnai ketegangan, dimana Sekjen dan Ketua Organisasi memaksakan kehadiran pihak keamanan tidak resmi untuk menekan peserta," ungkap Omar.
Pleno ini digelar menanggapi isu amoral dan kesalahan fatal dalam pengelolaan organisasi yang diduga dilakukan oleh Sekjen Andi Bahri.
Omar menyebut, sidang berlangsung alot karena Ketua Umum Jerry Sambuaga dinilai lebih berpihak kepada Sekjen ketimbang para korban, terutama kader perempuan AMPI.
"Keberpihakan Ketua Umum kepada Sekjen membuat jalannya sidang makin sulit. Ini sangat mengecewakan bagi para korban," tambah Omar.
Baca Juga: Indo Digital Volunteer Laporkan Situs Palsu Gerindra.org ke Polda Metro Jaya
Hingga malam hari, ketegangan semakin memuncak setelah Ketua Umum Jerry Sambuaga tetap tidak mengambil tindakan untuk memecat Sekjen.
"Saya sangat kecewa karena tidak ada keberpihakan Ketua Umum kepada kader perempuan," kata Azura, Ketua DPP AMPI.
Setelah berakhir ricuh, peserta pleno melanjutkan rapat secara terpisah dan memutuskan untuk mengajukan mosi tidak percaya kepada Ketua Umum serta memecat Ahmad Andi Bahri dari jabatan Sekjen.
"Hasil pleno ini akan kami laporkan kepada Dewan Pembina DPP AMPI, yaitu Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia," tegas Omar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






