Akurat
Pemprov Sumsel

Soliditas Partai Golkar Terbukti, Idrus Marham: Seribu Persen Tidak Ada Agenda Ganti Ketum di Rapimnas

Atikah Umiyani | 18 Desember 2025, 10:35 WIB
Soliditas Partai Golkar Terbukti, Idrus Marham: Seribu Persen Tidak Ada Agenda Ganti Ketum di Rapimnas

AKURAT.CO Partai Golkar akan menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) pada 20-21 Desember 2025 di Jakarta.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik, Idrus Marham, menyebut bahwa seluruh DPD Provinsi telah menerima undangan resmi dari DPP dan Rapimnas hanya akan membahas konsolidasi organisasi, evaluasi program dan arah strategis Golkar ke depan.

Ia menegaskan bahwa isu pergantian Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang beredar dalam beberapa hari terakhir tidak memiliki dasar sama sekali. Ia memastikan seribu persen tidak ada agenda mengganti ketua umum dalam Rapimnas tersebut. 

"Tidak ada. Seribu persen tidak ada agenda ganti Ketua Umum. Tidak ada gerakan, tidak ada itu. Jangan dibuat-buat cerita yang tidak benar," ujar Idrus kepada awak media, Kamis (18/12/2025). 

Baca Juga: Kader Golkar Diminta Tunjukkan Aksi Nyata Bantu Korban Bencana Sumatera, Menteri ATR/BPN Gratiskan Urus Sertifikat Tanah

Idrus juga menepis spekulasi mengenai adanya dorongan untuk menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub). Menurutnya, isu tersebut hanya berasal dari pihak luar yang mencoba menciptakan kegaduhan. 

"Partai ini bukan tempat permainan, tapi tempat perjuangan. Jadi jangan membangun opini yang menyesatkan," katanya.

Lebih jauh, Idrus menyampaikan Berdasarkan Arahan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, bahwa saat ini Partai Golkar justru sedang memusatkan perhatian pada penanganan bencana alam yang menerjang sejumlah wilayah di Sumatera. 

Ia menilai energi politik partai seharusnya diarahkan untuk membantu masyarakat yang terdampak, bukan terseret pada polemik internal yang tidak produktif.

Baca Juga: Kunjungi Korban Kecelakaan Mobil MBG, Golkar Jakarta Serahkan Santunan

"Golkar sedang fokus pada bencana di Sumatera. Itu prioritas. Jangan sampai isu-isu yang tidak benar mengalihkan perhatian dari kerja nyata yang harus dilakukan," katanya.

Idrus juga menyoroti maraknya kritik terhadap kepemimpinan Bahlil di media sosial yang ia nilai sudah kebablasan dan keluar dari batas etika. 

"Kritik itu boleh tetapi harus berbasis fakta, norma, dan niat membangun. Bukan fitnah," ujarnya.

Sebagai informasi, Bahlil Lahadalia dipilih secara sah sebagai Ketua Umum Golkar pada 21 Agustus 2024.

Baca Juga: Puncak HUT ke-61, Golkar Bogor Mantapkan Konsolidasi dan Galang Rp250 Juta untuk Korban Bencana

Idrus menegaskan seluruh jajaran partai tetap solid mendukung kepemimpinannya.

Dengan klarifikasi tegas tersebut, DPP Golkar berharap publik tidak lagi terjebak pada isu spekulatif dan dapat mengikuti informasi resmi yang disampaikan partai dalam forum-forum konstitusional

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK