Prabowo Diminta Antisipasi Dampak Kemenangan Trump terhadap Keamanan Asia Pasifik

AKURAT.CO Sekjen Partai Gelora, Mahfuz Sidik, meminta Presiden Prabowo Subianto, untuk mengantisipasi dampak dari kemenangan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) terhadap keamanan di kawasan Asia Pasifik.
Diketahui, Trump menang telak dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) AS pada Selasa, 5 November 2024, mengalahkan calon presiden AS dari Partai Demokrat, Kamala Harris.
Mahfuz menilai, antisipasi itu perlu dilakukan karena Trump punya keinginan kuat ingin melemahkan China, tidak hanya sekedar perang dagang antara Amerika-China atau hubungan bilateral kedua negara saja.
Baca Juga: Prabowo Beri Selamat ke Trump, Sebut Indonesia dan AS Mitra yang Saling Menguntungkan
"Sehingga tidak bisa dipahami hanya sebatas konflik bilateral antar dua negara antara Amerika dengan China saja, tapi ada pola-pola konflik lain yang sangat mungkin digunakan untuk melemahkan China," kata Mahfuz kepada wartawan di Jakarta, Kamis (7/11/2024).
Dia menilai, Indonesia juga akan terdampak secara langsung dari konflik bilateral antara Amerika-China tersebut.
"Kalau Amerika ingin melemahkan China, maka pihak-pihak yang ikut membesarkan China atau berafiliasi dengan China juga akan terdampak seperti Indonesia yang dipersepsikan dalam investasinya lebih condong ke China," katanya.
Menurutnya, ketegangan di kawasan Asia Pasifik bisa saja menunjukkan peningkatan ekskalasinya pasca Donald Trump terpilih sebagai Presiden AS dengan munculnya titik 'hotspot baru' perang di kawasan Asia Pasifik.
"Kita tidak ingin kawasan Asia Pasifik menjadi hotspot baru, medan tempur baru negara adidaya. Ketegangan domestik ini, tentu saja akan menyulitkan Indonesia ke depannya. Nah, ini yang memang perlu kita antisipasi agar Indonesia tidak menjadi collateral damage," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






