JK-Agung Laksono Rebutan Kursi Ketum PMI, Idrus Marham: Tak Mencerminkan Nilai-nilai Golkar

AKURAT.CO Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham, berkomentar soal polemik perebutan kursi Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) yang dilakukan oleh dua mantan Ketua Umum Partai Golkar, yakni Jusuf Kalla (JK) dengan Agung Laksono.
Dia mengatakan, polemik perebutan kekuasaan tersebut sejatinya adalah bagian dari sebuah dinamika. Namun, dia menilai itu adalah suatu tindakan yang tidak baik, yang tidak mencerminkan nilai-nilai Partai Golkar.
"Kalau ada hal-hal seperti itu adalah sebuah dinamika, tetapi catatan kami sebagai generasi berikutnya adalah berikanlah contoh yang baik kepada generasi ini, berikan contoh yang baik," kata Idrus kepada wartawan di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/12/2024).
Baca Juga: Kisruh Pemilihan Ketum PMI: JK Lapor Polisi, Agung Laksono Bawa ke Kemenkum
"Nah apakah itu contoh yang baik? Menurut kami itu adalah contoh yang tidak baik, yang tidak boleh kita contoh, karena itu tidak mencerminkan nilai-nilai partai golkar," sambungnya.
Dia juga menyayangkan dengan sikap JK, yang berencana untuk melaporkan Agung Laksono ke kepolisian terkait hal tersebut. Menurutnya, sesama kader Golkar semestinya kedua belah pihak bisa menyelesaikannnya dengan cara baik-baik.
"Mestinya kalau sesama kader partai Golkar, dari awal bicara lah dengan baik, jangan terjadi seperti itu, apalagi terjadi tuntut menuntut sampai kepada hukum," ujarnya.
Idrus juga berharap, tindakan semacam ini tidak ditiru oleh para generasi Golkar yang akan datang. "Sekali lagi cara-cara seperti ini tidak mencerminkan nilai-nilai partai golkar dan tidak patut dicontoh oleh generasi-generasi pelanjut Partai Golkar," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





