Golkar Pastikan Tak Ada Keterlibatan Apapun dalam Kisruh PMI

AKURAT.CO DPP Partai Golkar memastikan tidak punya keterlibatan sedikitpun dalam polemik yang sempat terjadi di tubuh internal Palang Marah Indonesia (PMI).
Sekjen Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menegaskan, pihaknya sama sekali tidak punya kepentingan apapun dan juga tidak membawa pengaruh sedikitpun ke tubuh PMI.
Meskipun, polemik tersebut melibatkan dua tokoh senior Partai Golkar, yakni Jusuf Kalla dan Agung Laksono yang saling mengklaim sebagai Ketua Umum PMI terpilih.
Baca Juga: Pemerintah Resmi Sahkan Jusuf Kalla sebagai Ketua Umum PMI, Akhiri Isu Dualisme
"Untuk PMI, kita nggak ikut-ikut ya. Karena kita partai politik, dia organisasi kemanusiaan. Jadi Golkar tidak dalam posisi ikut serta mempengaruhi atau melakukan hal-hal di luar kapasitas Partai Golkar," ucap Sarmuji kepada wartawan di DPP Partai Golkar, Jakarta, Sabtu (21/12/2024).
"Nanti apa kata dunia kalau partai politik ikut-ikut urusan kemanusiaan. Nanti akan bercampur seolah-olah kita punya interest politik," sambungnya.
Saat ini, Pemerintah melalui Kementerian Hukum (Kemenkum) sendiri telah mengesahkan kepengurusan PMI periode 2024-2029 dibawah komando Jusuf Kalla. Pihaknya ingin sama-sama menjaga PMI agar bisa menjalankan tugas dan misinya dengan baik.
"Kita sama-sama ingin menjaga agar PMI ini tetap setia pada tugasnya, pada misinya, misi kemanusiaan. Jadi kita menghindari sekali untuk masuk ke dalamnya. Kalau ada urusan di darat, jangan dibawa ke laut lah. Kalau ada urusan di laut, jangan dibawa ke darat," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







