Hasto Ingatkan Kepala Daerah Terpilih dari PDIP Ikuti Visi Misi Prabowo

AKURAT.CO DPP PDI Perjuangan (PDIP) menyatakan dukungan terhadap pemerintah Presiden Prabowo Subianto, dengan cara menegaskan kepada seluruh kepala daerah terpilih dari PDIP untuk menyelaraskan program pusat dan daerah.
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, usai memberikan pembekalan kepada 142 orang kepala daerah terpilih dari PDIP, yang dilaksanakan secara hybrid di Sekolah Partai Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
Dia mengatakan, para kepala daerah nantinya harus sejalan dengan visi misi Kepala Negara.
Baca Juga: Pembekalan Jelang Pelantikan, PDIP Ingatkan Kepala Daerah Alat untuk Wujudkan Cita-cita Bangsa
"Iya betul (PDIP mendukung), karena visi misi presiden kan kemudian menjadi undang-undang, sehingga ini kan mengikat dari seluruh kepala daerah, bahkan seluruh warga bangsa," kata Hasto, Rabu (12/2/2025).
Maka dari itu, pembekalan ini juga bertujuan agar kepala daerah siap menjalani retreat di Akademi Militer Magelang, pada 21-28 Februari 2025 mendatang. Serta untuk menggembleng para pemimpin daerah ini, agar siap menghadapi tantangan yang diberikan pemerintah pusat.
"Karena itulah pelatihan ini kami adakan sehingga nanti ketika Pak Presiden Prabowo memberikan pembekalan atas nama pemerintah, kepala daerah dari PDI Perjuangan sudah semakin siap dan juga akan menjadi bagian dari pelopor kemajuan," pungkasnya.
Sebagai informasi, 505 kepala daerah terpilih pemenang Pilkada 2024 akan menjalani retreat di Akademi Militer (Akmil) Magelang, pada 21 hingga 28 Februari mendatang.
Baca Juga: PDIP Gelar Pembekalan Kepala Daerah Terpilih agar Siap Mengikuti Retreat Bersama Presiden Prabowo
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya, mengatakan rencananya ratusan kepala daerah itu akan berkumpul di Gedung Agung Yogyakarta sebelum berangkat bersama ke Akmil Magelang.
"Di Magelang-nya insyaallah sampai tanggal 28 ya. 7 hari. 21 sampai 28. 21 itu masuk sana, check in di Magelang," kata Bima usai mengunjungi Gedung Agung Yogyakarta, Minggu (9/2/2025).
Dia menjelaskan, 505 kepala daerah tersebut merupakan total dari mereka yang tidak memiliki urusan sengketa lagi di Mahkamah Konstitusi (MK). "Itu yang tidak ada gugatan di MK dan yang dismissal jadi jumlah 505. Yang tidak lanjut perkara di MK itu ada 505," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo







