Didit Prabowo, Calon Diplomat Elite di Balik Harmoni Politik Indonesia?

AKURAT.CO Di tengah suasana hangat Lebaran, Didit Hediprasetyo—putra Presiden RI Prabowo Subianto—tampak aktif bersilaturahmi ke kediaman para mantan presiden.
Ia mengunjungi Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), serta Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Langkah ini pun memicu spekulasi bahwa Didit bukan sekadar berkunjung, melainkan membawa pesan khusus dari sang ayah.
Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, meyakini bahwa Didit bisa jadi sedang menjalankan peran sebagai pembawa pesan bagi Prabowo.
Baca Juga: Angka Kecelakaan Arus Mudik Lebaran 2025 Turun 31,37 Persen, DPR: Tapi Masih Perlu Evaluasi
“Banyak pihak menduga Didit menjadi utusan yang membawa pesan penting dari Presiden Prabowo kepada para pemimpin terdahulu. Misalnya, saat ke rumah Ibu Megawati, bisa jadi ada pesan khusus yang disampaikan,” ujar Adi melalui kanal YouTube Adi Prayitno Official, Rabu (2/4/2025).
Hal serupa juga berlaku saat Didit bertemu Jokowi di Solo.
“Kemungkinan besar Didit menyampaikan salam dan pesan dari Pak Prabowo yang pada saat bersamaan tidak bisa hadir karena sedang menggelar open house di Istana Negara,” lanjut Adi.
Menariknya, Adi melihat peran Didit di masa depan bisa lebih dari sekadar jembatan komunikasi antar pemimpin.
“Bukan tidak mungkin Didit akan menjadi figur penting dalam menjaga keharmonisan antara para elite bangsa. Ia bisa menjadi sosok yang membawa pesan-pesan besar untuk menjaga stabilitas politik Indonesia,” pungkasnya.
Silaturahmi Didit kali ini pun memunculkan pertanyaan: apakah ini langkah awal baginya untuk memainkan peran lebih besar dalam dinamika politik nasional?
Baca Juga: Jenazah Ray Sahetapy Akan Dimakamkan di TPU Tanah Kusir
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








