Bahlil Lahadalia Salat Iduladha dan Potong Kurban Bareng Warga di DPP Golkar

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dan Pengurus DPP Partai Golkar menggelar salat Iduladha dan pemotongan hewan kurban di Masjid Ainul Hikmah, Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (6/6/2025).
Pantauan di lokasi, Bahlil bersama istri dan anaknya tiba di lokasi sekitar pukul 06.30 WIB dan disambut oleh jajaran pengurus, seperti Sekretaris Jenderal Golkar, Muhammad Sarmudji.
Baca Juga: Khutbah Iduladha di PIK 2 Soroti Ketaatan Nabi Ibrahim dan Kepedulian Sosial Nabi Muhammad
Setibanya di lokasi, Bahlil langsung masuk ke area Masjid dan melaksanakan dzikir pagi bersama sebelum memulai shalat.
Sedangkan puluhan warga sekitar hingga kader Golkar nampak sudah memenuhi shaf atau barisan shalat hingga di halaman masjid.
Sebagai informasi, setelah shalat Iduladha, Bahlil bersama jajaran pengurus Golkar akan melaksanakan pemotongan hewan kurban yang berjumlah 61 ekor sapi dan kambing. Acara juga akan dilanjutkan dengan silaturahmi bersama pengurus dan kader Partai Golkar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







