Prabowo: KTT Sharm El-Sheikh Jadi Awal Baru Perdamaian Gaza

AKURAT.CO Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menilai Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian di Sharm El-Sheikh, Mesir, menjadi langkah awal yang positif dalam mewujudkan perdamaian menyeluruh di Gaza, Palestina.
Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat tiba di Tanah Air, usai menghadiri KTT yang dihadiri para pemimpin dunia tersebut.
Ia menyatakan harapannya agar seluruh perjanjian dan kesepakatan yang ditandatangani dalam forum tersebut dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan.
“Dalam KTT itu kita berkumpul, banyak tokoh dari berbagai negara menyaksikan penandatanganan pokok-pokok persetujuan, termasuk rencana gencatan senjata yang nantinya mengarah kepada perdamaian menyeluruh,” ujar Presiden Prabowo di Jakarta, Selasa (14/10/2025).
“Ini merupakan usaha besar. Kita semua berdoa agar proses ini sukses. Saya kira ini adalah awalan yang baik,” lanjutnya.
Presiden Prabowo menegaskan, kehadiran Indonesia dalam KTT tersebut merupakan bentuk komitmen dan dukungan nyata terhadap upaya perdamaian di Palestina.
Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 halaman 59 Kurikulum Merdeka: Nama Tokoh Karakter Masalah!
“Kita datang untuk menyatakan dukungan dan memberikan support. Yang penting, gencatan senjata sudah berjalan, dan pasukan Israel akan segera ditarik,” tegasnya.
Kepala Negara juga meyakini bahwa konflik panjang antara Palestina dan Israel akan berakhir secara bertahap, dimulai dengan proses pelepasan para sandera sebagai bagian dari implementasi kesepakatan damai.
“Sesuai tahapan, para sandera sudah mulai dilepas. Masih ada beberapa yang mungkin jenazahnya belum ditemukan, tapi prosesnya berjalan. Itu yang terpenting,” ujarnya.
Sebagai informasi, dalam KTT Perdamaian Sharm El-Sheikh, Presiden Prabowo bersama para kepala negara lainnya turut menyaksikan penandatanganan dokumen perdamaian antara pihak-pihak terkait.
Dokumen bersejarah tersebut ditandatangani oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi, Presiden Republik Turki Recep Tayyip Erdogan, serta Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad Al Thani, menandai dimulainya babak baru menuju perdamaian di Gaza dan kawasan Timur Tengah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








