Gencar Bela Palestina, Prabowo Pantas Dapat Penghargaan Nobel Perdamaian

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Gema Bangsa, Ahmad Rofiq, memberi usulan secara terbuka kepada Komite Nobel Norwegia, untuk memberikan penghargaan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Dia menilai, Presiden Prabowo merupakan sosok yang layak untuk menerima Penghargaan Nobel Perdamaian atas kerja keras dan komitmennya dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina.
Hal tersebut disampaikan Rofiq saat menyampaikan pidatonya dalam acara deklarasi Partai Gema Bangsa sekaligus peringatan satu tahun berdiri, di JCC Senayan, Sabtu (17/1/2026).
Baca Juga: Puji Komitmen Prabowo Berantas Korupsi, Partai Gema Bangsa Siap Dukung di Pilpres 2029
"Gema Bangsa juga mengusulkan kepada Komite Nobel Norwegia untuk memberikan Nobel Perdamaian kepada Presiden Prabowo Subianto yang secara aktif untuk mendorong kemerdekaan Palestina," ucap Rofiq.
Dia menjelaskan, banyak aksi nyata yang telah dilakukan Presiden Prabowo untuk menciptakan perdamaian di Palestina, di antaranya dengan terlibat aktif dalam berbagai pertemuan tingkat tinggi berskala global.
Baca Juga: Prabowo Gelar Pertemuan dengan Pejabat TNI Matangkan Rencana Geostrategi
Bahkan, Presiden Prabowo juga sudah secara tegas menyampaikan sikapnya saat berpidato di sidang umum PBB di New York, dan menyatakan kesiapan pemerintah Indonesia untuk mengirim pasukan perdamaian ke Palestina.
Di sisi lain, dalam acara deklarasi tersebut, Partai Gema Bangsa turut mendeklarasikan dukungan kepada Presiden Prabowo untuk kembali maju dalam kontestasi Pilpres 2029.
"Partai Gema Bangsa mendukung Bapak Prabowo Subianto maju kembali untuk Pilpres di 2029," ungkap Rofiq.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








