Depinas SOKSI Gelar Pleno, Siap Dukung dan Perkuat Kebijakan Pemerintah yang Prorakyat

AKURAT.CO Dewan Pimpinan Nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depinas SOKSI) menggelar rapat pleno ketiga tahun 2026 di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin (4/5/2026).
Ketua Umum Depinas SOKSI, Mukhamad Misbakhun, menjelaskan bahwa pleno tersebut sebagai persiapan Rapimnas dan Rakernas SOKSI yang akan digelar pada 15-17 Mei di Bandung.
Sebagai salah satu organisasi pendiri Partai Golkar, SOKSI turut mengundang Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dalam penyelenggaraan rapimnas.
Misbakhun mengatakan, Rapimnas dan Rakernas SOKSI akan menjadi momen penguatan internal, sekaligus menyusun program kerja ke depan.
"Kami perlu mengadakan rapimnas dan rakernas dalam rangka konsolidasi internal di SOKSI, menyiapkan program kerja Depinas SOKSI yang akan menjadi panduan kerja Depinas SOKSI dalam periode kepengurusan 2025-2030. Yang pada periode itu kami harus mempunyai panduan yang ditetapkan dalam sebuah rapat pimpinan nasional," jelasnya.
Baca Juga: SOKSI Bagikan 5.000 Paket Sembako untuk Rakyat dalam Rangka HUT ke-61 Golkar
Dalam pleno tersebut, SOKSI juga mendukung penuh kebijakan pemerintah yang tetap mempertahankan harga BBM bersubsidi. Langkah itu dinilai strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah gejolak harga minyak dunia.
Misbakhun menyebut bahwa perlindungan terhadap daya beli masyarakat kecil merupakan prioritas utama yang harus dikawal secara politik.
"Melihat perkembangan situasi saat ini, kami menyampaikan bahwa apa yang diputuskan pemerintah terkait dengan mempertahankan harga BBM bersubsidi itu merupakan sebuah keputusan terbaik untuk menjaga daya beli masyarakat," ujarnya.
Menurut Misbakhun, kebijakan ini tidak hanya berdampak pada konsumsi rumah tangga tetapi juga menjadi fondasi bagi keberlangsungan pertumbuhan ekonomi.
Tanpa intervensi subsidi yang tepat, masyarakat kelas bawah akan menjadi kelompok yang paling rentan terdampak fluktuasi pasar global.
Baca Juga: Ketum Depinas SOKSI Misbakhun Dukung Soeharto Diberi Gelar Pahlawan Nasional
"Untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional, dan untuk menjaga bahwa masyarakat kecil harus terlindungi daya belinya dari gejolak kenaikan harga minyak yang terjadi saat ini," ujarnya.
Dukungan SOKSI ini nantinya tidak hanya berhenti pada pernyataan sikap, namun akan diformalkan melalui rekomendasi organisasi.
Sebagai ormas pendiri Partai Golkar, SOKSI merasa memiliki tanggung jawab moral untuk menyokong kebijakan yang linier dengan tugas kader di pemerintahan.
"Dan itu termasuk salah satu yang nanti akan kita jadikan rekomendasi penguatan, karena bagaimanapun juga Ketua Umum Partai Golkar adalah Menteri ESDM yang membidangi sumber daya mineral dan BBM ini," kata Misbakhun.
Ia menambahkan bahwa penguatan kebijakan subsidi ini mencakup sektor yang lebih luas, mulai dari energi hingga ketersediaan pangan di pasar. SOKSI berkomitmen menjadi benteng politik bagi kebijakan yang prorakyat demi memastikan penguatan ekonomi di tingkat akar rumput.
Baca Juga: SOKSI Siapkan Kaderisasi untuk Menangkan Golkar di Pemilu 2029
"Sehingga kita akan memberikan dukungan-dukungan politik yang kuat kepada semua kebijakan pemerintah terkait dengan subsidi, baik itu subsidi energi, subsidi pangan, dan kemudian yang terkait dengan LPG bahwa langkah-langkah tersebut perlu diberikan dukungan yang kuat dalam rangka memberikan sebuah penguatan kebijakan," jelas Misbakhun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







