Prabowo Tegaskan Indonesia Berteman dengan Semua Negara demi Kepentingan Rakyat

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia akan terus menjaga hubungan baik dengan seluruh negara sebagai bagian dari upaya memperjuangkan kepentingan nasional dan melindungi rakyat.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat membuka Musyawarah Nasional HIPMI 2026 di Lampung, Rabu (10/6/2026).
"Untuk membela kepentingan rakyat, memang kita harus memelihara hubungan baik dengan semua pemerintah itu," ujar Prabowo.
Menurut Presiden, politik luar negeri Indonesia harus tetap berlandaskan prinsip persahabatan, kerja sama, dan sikap bebas aktif di tengah dinamika geopolitik global yang terus berkembang.
Ia menegaskan Indonesia tidak ingin memusuhi negara mana pun dan akan terus mengedepankan pendekatan konstruktif dalam hubungan internasional.
Karena itu, Indonesia berkomitmen menjadi mitra dan tetangga yang baik bagi seluruh negara.
Prabowo menekankan bahwa mandat yang diterimanya sebagai Presiden adalah menjaga dan melindungi kepentingan rakyat Indonesia.
Karena itu, seluruh kebijakan pemerintah, termasuk di bidang diplomasi dan hubungan luar negeri, harus berorientasi pada kepentingan nasional.
"Saya sebagai Presiden Indonesia, saya dipilih oleh rakyat untuk menjaga rakyat Indonesia," tegasnya.
Baca Juga: Komisi X DPR Soroti Putusan Inkrah Sengketa Akses Jalan yang Belum Dieksekusi
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menegaskan Indonesia akan tetap menjalin hubungan persahabatan dengan seluruh kekuatan dunia tanpa terlibat dalam rivalitas geopolitik maupun aliansi militer tertentu.
Menurutnya, sikap tersebut merupakan kelanjutan dari tradisi politik luar negeri Indonesia yang selama ini dijalankan secara konsisten.
"Karena itu begitu saya menerima mandat sebagai presiden, saya langsung gariskan politik luar negeri kita meneruskan," katanya.
Prabowo menambahkan, Indonesia akan terus mempertahankan prinsip politik luar negeri bebas aktif sebagai fondasi diplomasi nasional.
Prinsip tersebut diwujudkan melalui sikap nonblok, tidak berpihak pada kekuatan tertentu, namun tetap aktif berkontribusi dalam menjaga perdamaian dan stabilitas dunia.
"Politik non-aligned. Politik non-block. Politik bebas aktif," pungkas Prabowo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






