Ketum Partai Koalisi Pemerintah Sudah Bertemu Bahas RUU Pemilu, Demokrat Ungkap Isu yang Dibicarakan

AKURAT.CO Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu mulai mengerucut pada sejumlah isu strategis.
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus Wakil Ketua Komisi II DPR, Dede Yusuf, mengatakan, komunikasi antarketua umum partai politik koalisi pemerintah terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu telah berlangsung.
Meski demikian, Dede mengaku tidak mengetahui secara rinci isi pertemuan para ketua umum partai tersebut, termasuk poin-poin yang menjadi pembahasan.
"Setahu saya, memang komunikasi antara ketua-ketua partai sudah terjadi. Pertemuan-pertemuan di luar itu saya nggak tahu, ya," ujar Dede di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (15/9/2026).
Di tingkat pembahasan materi, Dede menyebut DPR mempertimbangkan sejumlah opsi untuk dituangkan dalam RUU Pemilu. Salah satunya menyesuaikan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
Namun, pembahasan tidak hanya mengacu pada putusan MK. DPR juga mempertimbangkan berbagai masukan dari koalisi masyarakat sipil maupun pemerhati pemilu.
Salah satu isu yang mulai mengerucut ialah besaran ambang batas parlemen atau parliamentary threshold.
Dede menyebut angka 4-5 persen menjadi opsi yang paling banyak mengemuka dalam pembahasan.
"Nah, memang angka 4 atau 5 persen ini yang paling kuat. Tetapi saya belum tahu, kalau sudah diputuskan atau belum," katanya.
Menurut Dede, kisaran tersebut dinilai relevan karena juga diterapkan di sejumlah negara.
Kendati demikian, ia menegaskan belum ada keputusan final mengenai angka ambang batas parlemen tersebut.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Gemini Hari Ini 16 September 2026: Cinta Makin Dekat, Karier Penuh Ide
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









