Jokowi: Saya Senang Harga Bahan Pokok Terkendali Dengan Baik
Aris Rismawan | 22 September 2023, 09:36 WIB

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar masih terkendali dengan baik.
Hal tersebut disampaikan setelah mengunjungi pasar merdeka, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Kamis (21/9/2023).
“Saya melihat, saya senang harga-harga terkendali baik,” Kata Jokowi.
Kemudian, Jokowi melaporkan bahwa sejumlah komoditas pokok mengalami penurunan harga, di antaranya adalah cabai dan juga bawang.
Baca Juga: Kembali Dampingi Jokowi Ke Pasar, Mendag Zulhas: Alhamdulillah Harga Bahan Pokok Stabil
“Bahkan cabai harganya juga turun, kemudian bawang putih harganya juga turun, bawang merah harganya juga turun,” ucap Jokowi.
Sementara, harga beras di pasar merdeka masih tergolong tinggi dan belum mengalami penurunan, oleh karena itu Jokowi mengucapakan, saat ini beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog telah mulai disalurkan ke pasar tersebut.
“Kita harapkan dengan operasi pasar yang dilakukan Bulog, harga juga bisa turun terhadapa beras ya,” ungkapnya.
“Bahkan cabai harganya juga turun, kemudian bawang putih harganya juga turun, bawang merah harganya juga turun,” ucap Jokowi.
Sementara, harga beras di pasar merdeka masih tergolong tinggi dan belum mengalami penurunan, oleh karena itu Jokowi mengucapakan, saat ini beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog telah mulai disalurkan ke pasar tersebut.
“Kita harapkan dengan operasi pasar yang dilakukan Bulog, harga juga bisa turun terhadapa beras ya,” ungkapnya.
Baca Juga: Respons Keluhan Harga Bahan Pokok, Sahabat SandiUno-Pemuda Jakarta Utara Gelar Bazar Sembako Murah
Jokowi menyebutkan, kenaikan harga beras disebabkan karena fenomena super El Nino yang terjadi di 7 provinsi dan mengakibatkan pasokan beras dari petani berkurang.
Oleh karena itu, saat ini pemerintah sedang menambah cadangan beras melalui impor. Salah satu pedangan beras di pasar Merdeka berharap agar ke depannya harga beras bisa turun kembali normal.[]
Jokowi menyebutkan, kenaikan harga beras disebabkan karena fenomena super El Nino yang terjadi di 7 provinsi dan mengakibatkan pasokan beras dari petani berkurang.
Oleh karena itu, saat ini pemerintah sedang menambah cadangan beras melalui impor. Salah satu pedangan beras di pasar Merdeka berharap agar ke depannya harga beras bisa turun kembali normal.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










