Pelatihan Melinting Tembakau Buka Akses Lapangan Pekerjaan Untuk Warga Malang

AKURAT.CO Generasi Alumni Muda Universitas Brawijaya (UB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Airlangga (Unair) atau G-Creasi membuka akses lapangan pekerjaan bagi para warga di Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim), melalui pelatihan melinting tembakau pada Sabtu (11/11/2023).
Koordinator G-Creasi Jatim, Sutriyadi menyatakan, pelatihan yang digelar di CV Esto Cigarette, Jalan Sidomukti, Desa Wandanpuro, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, ini untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja berkualitas.
"Kegiatan yang dilaksanakan di Kabupaten Malang ini memberikan keterampilan bagi peserta untuk nantinya bisa diserap untuk kebutuhan tenaga kerja," ucapnya.
Menurut pria yang akrab disapa Yadi, tembakau keretek sebagai salah satu komoditas unggulan di daerah tersebut. Jadi, dibutuhkan banyak tenaga kerja.
"Pelatihan ini melinting tembakau. Tembakau ini salah satu komoditas unggulan di Jawa Timur, khususnya Kabupaten Malang," ungkapnya.
Ia berharap, para peserta yang ikut pelatihan ini siap memasuki dunia kerja.
"Dengan adanya pelatihan ini, mereka akan disiapkan untuk memasuki dunia kerja," katanya.
Untuk mendukung program tersebut, Ganjar Creasi menggandeng sebuah CV tembakau keretek yang membutuhkan tenaga kerja linting.
"Kami bekerja sama dengan CV. Dengan adanya kolaborasi ini, mengadakan pelatihan, mereka diberi bekal keterampilan. Nantinya, akan kami siapkan menjadi tenaga kerja di CV ini," ungkapnya.
Yadi mengatakan puluhan peserta yang ikut dalam program ini akan terus dibina sampai menjadi tenaga kerja unggulan.
"Kami berencana melakukan kegiatan yang berkesinambungan. Proses selanjutnya akan terus dilakukan yang intinya memberikan keterampilan kepada warga Malang agar ikut terserap di dunia kerja," tuturnya.
Pihaknya terinspirasi oleh Ganjar Pranowo yang banyak membuka lapangan pekerjaan bagi warga Jawa Tengah saat menjabat gubernur selama dua periode.
"Kami termotivasi untuk menciptakan tenaga kerja kreatif. Untuk Indonesia berdikari di bidang ekonomi," ujarnya.
Menurut Yadi, antusiasme warga yang hadir dalam pelatihan ini luar biasa. Mereka senang mendapatkan wawasan dan keterampilan baru.
"Masyarakat antusias memberdayakan diri sendiri untuk mempunyai keterampilan dan nantinya siap memasuki dunia kerja," katanya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









