Laba Bersih Telkom (TLKM) 2023 Naik 18,23 Persen Jadi Rp24,56 T

AKURAT.CO PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mencetak laba bersih laba bersih Rp24,56 triliun sepanjang 2023, naik 18,23% dibanding perolehan laba bersih sepanjang 2023, yakni sebesar Rp20,75 triliun.
Dengan demikian, laba per saham TLKM turut meningkat menjadi Rp247,92 per saham dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp209,29 per saham.
Namun dari segi pendapatan TLKM mecetak Rp149,22 triliun. Angka tersebut hanya naik 1,29% secara tahunan dibandingkan perolehan pendapatan pada tahun sebelumnya sebesar Rp147,30 triliun.
Baca Juga: Sentuh Rp73,5 T, Pendapatan Telkom (TLKM) Semester I-2023 Naik 2,1 Persen
Mengutip laporan keuangan yang dipublikasikan di keterbukaan informasi BEI, laba bersih terkerek di tengah kenaikan pendapatan yang terbatas lantaran susutnya beban. Tercatat, beban penyusutan dan amortisasi Telkom misalnya, turun 1,78% secara tahunan menjadi Rp32,66 triliun dari sebelumnya Rp33,25 triliun.
Selain itu, TLKM juga mencatat penurunan kerugian yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar atas investasi, menjadi Rp748 miliar. Angka ini mengalami penurunan signifikan hingga 88,42% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, yang mencapai Rp6,44 triliun.
Kedua penurunan tersebut berhasil mengimbangi kenaikan sejumlah beban, seperti beban operasi, pemeliharaan, dan jasa telekomunikasi, yang naik 4,02% secara tahunan menjadi Rp39,72 triliun.
Susutnya berbagai pos beban tersebut membuat laba usaha emiten telekomunikasi pelat merah ini mengalami peningkatan sebesar 12,13% secara tahunan, mencapai Rp44,38 triliun dari posisi tahun sebelumnya sebesar Rp39,58 triliun.
Di samping itu, total liabilitas TLKM sepanjang tahun 2023 mencapai Rp130,48 triliun. Angka tersebut mengalami peningkatan dari Rp125,93 triliun sepanjang tahun 2022. Rinciannya, liabilitas jangka pendek mencapai Rp71,5 triliun, sementara liabilitas jangka panjang berada di angka Rp58,9 triliun.
Dari segi modal atau ekuitas TLKM berhasil mencatatkan kenaikan menjadi Rp156,56 triliun, dibandingkan dengan Rp149,26 triliun pada tahun sebelumnya. Selain itu, jumlah aset TLKM juga tercatat meningkat pada tahun 2023, mencapai Rp287,04 triliun dari angka sebelumnya di tahun 2022 yang sebesar Rp275,19 triliun.
Berdasarkan data Google Finance, saham TLKM turun 120 poin (3,08%) ke level Rp3.780 pada Senin siang, 25 Maret 2024 pukul 11.17 WIB, dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp3.900.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







