Ramadan 2024, Jumlah Penumpang Angkutan Udara Turun, Angkutan Barang Naik

AKURAT.CO Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan adanya penurunan jumlah penumpang angkutan udara domestik sebesar 3,51% pada bulan Maret 2024 dibandingkan bulan sebelumnya, Februari 2024.
Menurut Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, hal ini dipengaruhi oleh situasi Ramadan.
"Penurunan jumlah keberangkatan penumpang yang menggunakan angkutan udara domestik disebabkan turunnya sisi permintaan di awal bulan Ramadhan yang jatuh di bulan tersebut," ujar Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Jakarta, Kamis (2/5/2024).
Baca Juga: Jumlah Penumpang Mudik 2022 Kian Meningkat, Angkutan Udara Capai 82,8 Persen
Meskipun demikian, jumlah barang yang diangkut menggunakan angkutan udara domestik mengalami peningkatan sebesar 11,24%.
Amalia menjelaskan bahwa hal ini terjadi karena aktivitas pengiriman barang logistik meningkat saat memasuki bulan Ramadhan dan persiapan Lebaran.
Tidak hanya angkutan udara, angkutan laut dalam negeri juga mengalami peningkatan sebesar 1,26%, sementara angkutan kereta api mengalami kenaikan sebesar 2,71% pada bulan yang sama.
Namun, terjadi penurunan sebesar 0,23% pada pengiriman barang melalui angkutan kereta api.
"Pada Maret 2024 terjadi peningkatan jumlah angkutan barang secara bulanan untuk seluruh moda angkutan," ucapnya.
Selain itu, ia menjelaskan bahwa peningkatan aktivitas pengiriman barang logistik tersebut terutama terjadi pada pengangkutan komoditas besi beton, general cargo, bawang, dan semen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









