AKURAT.CO Direktur Eksekutif Indonesia Mining Association (IMA), Hendra Sinadia menanggapi akan beroperasinya smelter PT Freeport Indonesia (PTFI).
"Beroperasinya smelter kedua Freeport di Gresik menjadi suatu hal yang positif sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mentaati amanat peraturan perundang-undangan," kata Hendra, dikutip Rabu (29/5/2024).
Ia mengatakan investasi untuk pembangunan smelter sangat besar dengan tingkat keekonomian yang kecil. Namun demikian perusahaan seperti Freeport Indonesia tetap berkomitmen mendukung program hilirisasi yang dicanangkan pemerintah.
"Walau investasi smelter ini membutuhkan biaya yang besar dengan tingkat keekonomian yang kecil, namun PTFI tetap berkomitmen menyelesaikan smelternya sesuai target yang ditetapkan pemerintah," kata Hendra.
Selain Freeport, PT Amman Mineral Nusa Tenggara menurut Hendra juga tetap berkomitmen menyelesaikan pembangunan smelter. Ini hal yang patut diapresiasi positif.
Baca Juga: Indonesia Kuasai 51 Persen Saham PTFI, Jokowi: Kita Bekerja Diam-diam
Sebelumnya, Presiden Direktur PTFI Tony Wenas memastikan smelter PTFI di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE Gresik, Jawa Timur, siap beroperasi Juni 2024. "Saat ini kami tengah melakukan proses commissioning yaitu pengujian, percobaan, trial, memastikan peralatan dan sistem yang didesain, diinstal, dan dioperasikan, sudah sesuai sebagai upaya penyelesaian secara substansial dan siap beroperasi. Diharapkan pada bulan Juni sudah bisa beroperasi," ujar Tony belum lama ini.
Proyek smelter kedua PTFI yang dibangun sejak Oktober 2021 ini dirancang mampu memurnikan konsentrat tembaga dengan kapasitas peleburan konsentrat tembaga sebesar 1,7 juta ton per tahun, yang menjadikan smelter ini sebagai tempat pemurnian tembaga dengan desain single line terbesar di dunia.
Adapun smelter pertama PTFI, PT Smelting saat ini memurnikan 40% hasil produksi PTFI. PT Smelting merupakan smelter pertama PTFI yang dibangun pada tahun 1996 bersama dengan konsorsium Jepang dan dioperasikan oleh Mitsubishi.
Dengan beroperasinya dua smelter tersebut, maka peleburan dan pemurnian konsentrat tembaga PTFI 100% dilakukan di dalam negeri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










