AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan blok Andaman setelah menyetujui Plan of Development (PoD) atau perencanaan pengembangan lapangan Geng North dan lapangan Gehem dengan investasi sekitar Rp280 triliun.
“Mungkin Andaman, ya. Andaman. Terus di sekitar Geng North kan banyak gitu. Ada lagi di Selat Makasar, ada beberapa,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dadan Kusdiana ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat.
Akan tetapi, Dadan belum dapat memastikan kapan persetujuan PoD blok Andaman maupun blok lainnya akan diberikan. “Nanti kita lihat, ya,” kata dia.
Terkait dengan blok Andaman, Arifin Tasrif ketika menjabat sebagai Menteri ESDM, memaparkan bahwasanya Andaman dapat memasok gas sebanyak 527 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) dengan potensi sebesar 10 TCF.
Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyetujui plan of development (POD) atau perencanaan pengembangan lapangan Geng North dan lapangan Gehem dengan investasi sekitar Rp280 triliun.
Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Hudi D. Suryodipuro mengatakan melalui persetujuan POD ini, maka akan ada investasi raksasa yang masuk ke Indonesia dengan perkiraan biaya investasi (di luar sunk cost) sebesar USD11,847 miliar dan biaya operasi (termasuk biaya ASR, PPN, dan PBB) sebesar USD5,643 miliar.
Maka, secara keseluruhan, investasi yang akan masuk sebesar USD17,49 miliar atau sekitar Rp280 triliun (kurs Rp16 ribu/ USD). “Investasi Rp280 triliun tentu sangat besar karena 2,5 kali lebih besar daripada investasi kereta cepat Jakarta-Bandung yang sekitar Rp112 triliun,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










