Status Kota Kreatif UNESCO Dongkrak Pariwisata Lokal
Demi Ermansyah | 14 Oktober 2024, 13:30 WIB

AKURAT.CO Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan bahwa status sebagai kota kreatif UNESCO penting bukan hanya sebagai pengakuan internasional, melainkan juga memberikan dampak luas bagi keberlanjutan potensi seni, budaya, dan ekonomi lokal.
Menparekraf mendukung upaya Kota Bitung, Sulawesi Utara, untuk bergabung dalam Jejaring Kota Kreatif UNESCO (UNESCO Creative Cities Network) dengan subsektor kuliner.
"Pada beberapa kesempatan telah kita angkat Kota Bitung sebagai kota kreatif dunia dan upaya terakhir kita untuk membawanya ke UNESCO Creative Cities Network ini akan terus dimaksimalkan sehingga pelaku ekonomi kreatif di Kota Bitung bisa meningkatkan penjualan produk-produknya. Dengan demikian, bisa membuka lapangan kerja seluas-luasnya," kata Menparekraf dalam keterangannya, Senin (14/10/2024).
Sandiaga mengatakan bahwa pihaknya juga memperkuat subsektor ekonomi kreatif lainnya di Kota Bitung seperti batik khas Bitung dengan motif burung manguni dan tarsius. "Bitung ini juga menjadi salah satu daerah penyangga destinasi superprioritas Likupang. Jadi, kami harapkan para pelaku UMKM di sini bisa meningkatkan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Lebih lanjut dia menyerukan agar ekonomi kreatif Bitung bisa bersinergi dengan desa wisata di daerahnya dalam memasarkan produk-produknya sehingga dapat membangun kemitraan dengan industri besar pariwisata. Salah satu upayanya adalah dengan mengikutsertakan Kota Bitung dalam program Kemitraan Nasional Rantai Pasok Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (KENAROK).
"Nanti akan kami fasilitasi dan koordinasikan dengan resor yang ada di Kota Bitung ini. Jadi, mohon bantuan dari BPPD untuk mendata, dan kami akan fasilitasi," jelasnya.
Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey mengatakan bahwa pihaknya akan terus berupaya menggiatkan ekonomi kreatif di Kota Bitung dan daerah lainnya di provinsi ini. Sementara Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri mengemukakan bahwa menjadi kota kreatif dunia adalah impian Kota Bitung. Oleh karena itu, pihaknya akan terus berupaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Bitung.
"Sudah banyak daerah di Sulawesi Utara yang menjadi kota kreatif dengan improvisasi yang luar biasa sehingga menunjang program kami. Oleh karena itu, pengakuan ini adalah bukti nyata Bitung menjadi kota kreatif dan menuju kota kreatif dunia," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







