ARSSI Gandeng GE HealthCare Tingkatkan Standar Pelayanan Rumah Sakit Swasta
Demi Ermansyah | 13 November 2024, 20:52 WIB

AKURAT.CO Pertumbuhan rumah sakit swasta di Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan dalam dekade terakhir, dari 815 rumah sakit pada tahun 2012 menjadi sekitar 2.000 pada 2021, dan angka ini terus bertambah di 2024.
Di mana peran rumah sakit swasta dalam sistem kesehatan nasional menjadi semakin vital, terutama dengan keterbatasan fasilitas dan kapasitas yang ada di rumah sakit pemerintah.
Dalam rangka mendukung peningkatan standar pelayanan di sektor ini, GE HealthCare, perusahaan terkemuka di bidang teknologi kesehatan, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI).
Kemitraan ini bertujuan meningkatkan kualitas layanan di lebih dari 1.600 rumah sakit anggota ARSSI melalui teknologi dan pelatihan yang terstruktur.
Menurut Ketua Tim Kerja Strategi dan Transformasi Rumah Sakit di Kementerian Kesehatan, Dr. Astri Hernansari menjelaskan bahwasanya kemitraan ini sejalan dengan pilar kelima agenda transformasi kesehatan nasional, yaitu peningkatan teknologi dan tenaga medis.
“Kementerian Kesehatan berkomitmen untuk terus meningkatkan tata kelola dan kualitas layanan kesehatan di seluruh Indonesia. Fokus kami pada pengembangan teknologi dan kemampuan tenaga kesehatan sejalan dengan peran sektor swasta dalam mendukung transformasi layanan kesehatan,” ujar Dr. Astri pada saat konferensi pers bersama media di Jakarta, Rabu (13/11/2024)
Senada dengan Astri, Presiden Direktur PT GE Operations Indonesia (GE HealthCare), Anthony Lawrence menjelaskan bahwa kolaborasi ini bukan hanya menyediakan teknologi medis terbaru, tetapi juga pelatihan profesional bagi tenaga medis rumah sakit swasta.
"Kemitraan ini memungkinkan kami menyediakan solusi kesehatan yang terjangkau, berkualitas tinggi, dan berkelanjutan. Dengan inisiatif ini, kami berharap dapat memperkuat kemampuan rumah sakit swasta dalam memberikan layanan kesehatan yang lebih baik dan memperluas akses masyarakat Indonesia terhadap layanan medis berbasis teknologi mutakhir,” ujarnya.
Diharapkan, lanjutnya, kemitraan ini sebagai langkah penting untuk meningkatkan kemampuan rumah sakit swasta dalam menghadapi tantangan sistem kesehatan nasional. Ia menyatakan,
“Melalui pelatihan terstruktur, rumah sakit swasta dapat meningkatkan keterampilan tenaga medis dan memastikan standar layanan yang lebih tinggi. Kami juga terbuka untuk bekerja sama dengan GE HealthCare dalam membangun hubungan dengan institusi pemerintah dan non-pemerintah, serta menjalin kemitraan dengan rumah sakit swasta internasional," ucapnya.
Dengan kerjasama ini, GE HealthCare dan ARSSI berkomitmen menghadirkan inovasi di bidang teknologi medis dan pelatihan tenaga profesional yang berfokus pada peningkatan mutu layanan.
Kemitraan ini tidak hanya memperkuat rumah sakit swasta, tetapi juga mempercepat transformasi kesehatan di Indonesia, yang mengedepankan aksesibilitas, kualitas, dan keterjangkauan layanan bagi masyarakat luas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









