Pengecer Dilarang Jual LPG 3 Kg Agar Bright Gas Pertamina Laku? Ini Penjelasan Dirjen Migas
Camelia Rosa | 3 Februari 2025, 15:08 WIB

AKURAT.CO Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Migas) Kementerian ESDM, Ahmad Muchtasyar membantah isu yang beredar bahwa pelarangan pengecer menjual LPG 3 Kg guna memaksimalkan penjualan bright gas milik PT Pertamina (Persero).
"Enggak, itu bagian untuk menambah suplai saja," jelasnya usai konferensi pers Capaian Kinerja Sektor ESDM Tahun 2024 di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (3/2/2025).
Kemudian, Ahmad juga menjawab perihal kajian PT Pertamina (Persero) yang memperkenalkan Bright Gas 3 kg sebagai alternatif gas elpiji nonsubsidi pada 2018 lalu. "Enggak, itu hanya-hanya untuk menambah suplai saja," imbuhnya.
Di kesempatan terpisah, PT Pertamina Patra Niaga juga membantah bahwa produk Bright Gas pink 3 kg akan menggantikan gas melon menyusul dilarangnya pengecer menjual LPG 3 Kg subsidi.
"Produk LPG 3 kg pink non subsidi (bright gas) yang menggantikan LPG 3 Kg adalah informasi tidak benar, dan produk Bright gas saat ini hanya tersedia dalam 2 kemasan saja yaitu 5,5 kg dan 12 kg," tegas Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari kepada media, Senin (3/2/2025).
Heppy juga menyampaikan foto yang beredar soal tabung Bright Gas 3 kg itu kemungkinan besar diambil pada 2018 saat Pertamina melakukan uji pasar varian baru elpiji tersebut. "Betu (saat uji pasar) sepertinya itu foto 2018," sambungnya.
Sehingga Heppy meminta masyarakat untuk tidak termakan informasi yang tidak benar. "Masyarakat diharapkan tidak termakan informasi-informasi yang tidak benar/ hoax dan bisa memastikan informasi terkait BBM/LPG Pertamina ke call centre 135," tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







