Kebut PLTP, Bos PLN Minta Dukungan Komisi XII Untuk Pembiayaan Bunga Rendah
Camelia Rosa | 15 Mei 2025, 14:11 WIB

AKURAT.CO Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN (Persero), Darmawan Prasodjo meminta dukungan dari Komisi XII DPR RI dalam rangka percepatan pengembangan pembangkit listrik panas bumi (PLTP), salah satunya mendorong fasilitas pendanaan dengan bunga rendah.
Sebab menurutnya, pendanaan bunga rendah ini tidak hanya dibutuhkan oleh PLN namun juga partner-partner perseroan.
"Kenapa? Karena untuk panas bumi ini khusus biayanya, belanja modal atau capital expenditure (capex) investasinya itu semuanya di depan, sehingga perlu pembiayaan dengan bunga yang rendah," jelas Darmawan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI di Gedung Parlemen Jakarta, Rabu (14/5/2025).
Apalagi diakuinya, investasi untuk pengembangan panas bumi memang jauh lebih besar jika dibandingkan dengan pembangkit berbasis gas. Namun biaya operasinya jauh lebih murah.
Sementara untuk pembangkit berbasis pada gas yang biaya investasinya terbilang cukup rendah, namun untuk biaya operasinya untuk membeli gas tersebut lebih mahal.
Tak hanya fasilitas pendanaan rendah, Darmawan juga meminta agar DPR mendukung pemerintah untuk memasukkan kawasan pengembangan panas bumi terpilih dalam proyek strategis nasional (PSN).
Ia memastikan, PLN siap menjalankan arahan pemerintah dan juga DPR dalam mengeksekusi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034, dimana dalam draf tersebut, pembangunan PLTP ini ditargetkan mencapai 5,1 GW.
"Dalam hal ini porsi PLN hanya sebesar 11 persen, sedangkan porsi dari pengembang swasta 89 persen sekitar 4,5 GW," sambung Darmawan.
Dalam pengembangan PLTP 5,1 gigawatt ini terdapat ada tiga tahapan yaitu ekslorasi sumber energi, reserve atau cadangan dan produksi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






