Berdayakan Nelayan, Sub Holding Integrated Marine Logistics Pertamina Sabet Penghargaan Bergengsi

AKURAT.CO PT Pertamina International Shipping (PIS) dan anak-anak usahanya yang tergabung dalam Sub Holding Integrated Maritime (SH IML) Pertamina Group, kembali menorehkan prestasi dengan menyabet tiga penghargaan bergengsi dalam ajang CSR Brand Equity and Indonesia Best CSR Awards 2025 dari The Iconomics.
Penghargaan ini diberikan kepada Pertamina International Shipping (PIS), dan dua anak usahanya yaitu Pertamina Trans Kontinental (PTK), dan Pertamina Energy Terminal (PET) atas komitmen dan inovasi dalam penerapan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
“Kami merasa bangga dan bersyukur dengan penghargaan yang diberikan kepada kami. Melalui penghargaan ini, kami berharap bisa terus berkontribusi terhadap masyarakat dan lingkungan di sekitar daerah operasional PIS dan Sub Holding Integrated Marine Logistic,” ujar Corporate Secretary PIS, Muhammad Baron dalam keterangannya, Selasa (20/5/2025).
Baca Juga: PIS Gelar Program BerSEAdekah Sambut Ramadan, Bantu Masyarakat dari Jakarta hingga Dubai
Penghargaan tersebut sekaligus menegaskan posisi SH IML terkait komitmennya sebagai perusahaan yang menjalankan praktik bisnis yang tidak hanya mengedepankan sisi profit, tetapi juga menekankan pada aspek keberlanjutan lingkungan dan sosial.
Melalui program TJSL, PIS dan SH IML berfokus untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat pesisir, terutama para nelayan, dan dari sisi bisnis mewujudkan rantai pasok yang efisien, andal, dan berkelanjutan berfokus pada harmoni antara operasional, masyarakat, dan ekosistem laut
Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan dalam aspek sosial, PIS dan SH IML memiliki payung program TJSL yakni "BerSEAnergi Untuk Laut" yang bertujuan untuk memberdayakan komunitas pesisir di mana dalam hal ini termasuk nelayan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya ekosistem laut bagi keberlanjutan lingkungan.
Program peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir ini diantaranya berupa bantuan fasilitas sarana kebersihan di desa nelayan, penyediaan perahu ramah lingkungan untuk operasional nelayan, dan bantuan lainnya.
Di samping itu, PIS juga aktif dalam berbagai inisiatif sosial dan lingkungan lainnya, seperti penyediaan Rumah Sakit Apung di Papua Barat dan edukasi kelautan melalui program “LiteraSEA”.
Dari aspek lingkungan, PIS dan SH IML memiliki rencana pengembangan (roadmap) untuk meningkatkan kontribusi bisnis hijau hingga 34% dan penurunan emisi karbon 32% hingga 2034, sejalan dengan visi jangka panjang nol emisi 2050 dari PIS dan International Maritime Organization (IMO).
PIS juga terus memperkuat implementasi teknologi ramah lingkungan, termasuk pengadopsian bahan bakar ramah lingkungan B40, penerapan dual-fuel engine, serta desain Green Ship, guna memastikan operasional PIS dan SH IML tetap sejalan dengan prinsip keberlanjutan lingkungan.
Adapun, kategori Penghargaan yang Diterima oleh PIS dan anak usahanya:
- Pertamina International Shipping - Kategori Supply Chain
- Pertamina Energy Terminal - Kategori Terminal Energy Management
- Pertamina Trans Kontinental - Kategori Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Aspek penilaian tersebut didasarkan pada survei daring yang dilakukan di sepuluh kota di Indonesia yang diikuti oleh lebih dari 10.000 responden acak, untuk menilai aspek CSR Activity Awareness dan CSR Image.
Penilaian juga mencakup jumlah total kegiatan CSR/TJSL serta cakupan aspek lingkungan, sosial, ekonomi, kesehatan, perubahan iklim, dan pendidikan untuk mengukur tingkat komprehensifitas program yang dijalankan.
“Sebagai bagian dari Pertamina Group, PIS dan SH IML memiliki tanggung jawab untuk turut berkontribusi terhadap masyarakat Indonesia dengan mendukung visi Asta Cita terkait kemandirian energi nasional yang dibarengi dengan keselarasan dengan lingkungan,” tambah Muhammad Baron.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






