Sinergi PLN EPI dan Pelindo Kembangkan Infrastruktur Gas dan BBM Nasional

AKURAT.CO PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) yang diwakili Direktur Gas dan BBM, Erma Melina Sarahwati dan PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) yang diwakili Direktur Strategi dan Komersial, Rizki Kurniawan resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama pemanfaatan dan pengembangan infrastruktur gas bumi dan bahan bakar minyak (BBM).
Kolaborasi ini menandai langkah konkret sinergi antar BUMN dalam mendukung kemandirian energi, transisi energi dan efisiensi logistik energi primer di Tanah Air.
Direktur Utama PLN EPI Rakhmad Dewanto menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang PLN EPI dalam memperkuat rantai pasok energi primer, khususnya pengembangan infrastruktur gas untuk mendukung pasokan gas bagi pembangkit-pembangkit PLN di berbagai wilayah Indonesia.
Baca Juga: PLN EPI Setor Nilai Tambah Rp14,08 Triliun ke Induk di 2024
"Sesuai amanah RUPTL 2025-2034, PLN EPI terus melanjutkan pengembangan pembangunan infrastruktur midstream gas/LNG di seluruh Indonesia baik untuk mengkonversi BBM dengan gas alam cair/Liquefied Natural Gas (LNG) maupun untuk pembangkit-pembangkit gas baru dalam mendukung pembangkit-pembangkit renewable. Dalam pengembangan infrastruktur midstream LNG ini dibutuhkan integrasi dengan beberapa infrastruktur ke pelabuhan yang telah ada untuk mempercepat dan memberikan efisiensi," ujar Rakhmad dikutip Kamis (17/7/2025).
Lebih lanjut, Rakhmad menegaskan bahwa keterlibatan Pelindo Multi Terminal sebagai mitra strategis merupakan langkah yang selaras dengan semangat sinergi BUMN.
"SPMT memiliki jaringan pelabuhan dan infrastruktur yang berpotensi untuk mendukung pengembangan infrastruktur gas/LNG yang saat ini dikembangkan oleh PLN EPI. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat _delivery project_ sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi dan membuka peluang pengembangan bisnis baru berbasis energi bersih dan efisien," imbuh Erma Melina Sarahwati, Direktur Gas dan BBM PLN EPI.
Lebih lanjut, Erma menjelaskan bahwa Nota kesepahaman ini bertujuan untuk menjalin kerja sama penyediaan infrastruktur Gas dan BBM bagi pembangkit PLN serta mengeksplorasi peluang bisnis lainnya yang dapat dikembangkan bersama. Selain itu, kerja sama ini diharapkan menjadi katalisator bagi percepatan program transisi energi nasional yang tengah dijalankan oleh Pemerintah.
Baca Juga: Taufik Hidayat hingga Anggawira Jadi Komisaris PLN EPI
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Pelindo Multi Terminal,Ari Henryanto, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung pengembangan infrastruktur energi nasional.
"Kami menyambut baik kolaborasi dengan PLN EPI. MoU ini menjadi langkah awal untuk melakukan optimasi infrastruktur yang dimiliki SPMT yang sekaligus dapat mempercepat pengembangan infrastruktur midstream LNG yang sekarang sedang dilakukan oleh PLN EPI," kata Ari.
"Ini merupakan bentuk nyata kolaborasi terhadap upaya dekarbonisasi dan penguatan ketahanan energi nasional," pungkas Ari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









