Ekspor LNG 2025 Diproyeksi Turun Jadi 150 Kargo, SKK Migas Siapkan Penjadwalan

AKURAT.CO Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memproyeksikan ekspor gas alam cair atau liquified natural gas (LNG) pada tahun 2025 hanya mencapai 150 kargo.
"Ekspornya tahun 2025 kita perkirakan akan turun dari tahun sebelumnya. Jadi dari ekspor, data yang saya terima kita akan kurang lebih ekspor sebanyak 150an kira-kira kargo ekspor, dan domestiknya akan mencapai lebih dari 86 kargo," jelas Deputi Keuangan dan Komersialisasi SKK Migas Kurnia Chairi dalam konferensi pers Kinerja Hulu Migas Tengah Tahun 2025 di Wisma Mulia, Jakarta, Senin (21/7/2025).
Meski demikian, diakuinya, proyeksi tersebut memungkinan akan terus bertambah di paruh kedua tahun 2025 mengingat jumlah ini baru merupakan perkiraan awal.
Baca Juga: SKK Migas Gandeng Bappenas Genjot Lifting Migas
"Nanti kita akan susun kembali di semester 2 ini untuk melihat apakah propyeksi 150-an tadi masih memungkinkan ada yang dialihkan ke domestik atau dialihkan jadwalnya, agak dinamislah," terangnya.
Kurnia juga menuturkan pihaknya akan mengatur ulang jadwal ekspor LNG karena adanya peningkatan kebutuhan LNG di pasar domestik.
"Kami dengan KKKS (Kontraktor Kontrak Kerja Sama) dan para pembeli mencoba mendiskusikan kembali jadwal-jadwal pengiriman (LNG)," urainya.
Dijelaskannya, penjadwalan ulang pengiriman LNG Ini telah berlangsung sejak 2024.
Kurnia juga memastikan para pembeli sangat memahami situasi peningkatan kebutuhan domestik, sehingga dapat tercapai kesepakatan komersial antarbisnis untuk menunda sejumlah ekspor LNG untuk sementara.
"Kemudian, kami akan kirimkan (LNG) nanti tanpa adanya konsekuensi komersial yang lain," sambungnya.
Baca Juga: Rapat Bareng Bahlil, Menkeu Tekankan Pentingnya Peran SKK Migas
Dalam kesempatan ini, Kurnia menyampaikan pihaknya juga memproyeksikan produksi LNG tahun 2025 sebanyak 237,8 kargo, yang berasal dari dua fasilitas pengolahan LNG yaitu Bontang di Kalimantan Timur serta Tangguh di Papua.
"Sekitar 53,8 kargo Bontang, dan sebanyak 184 kargo dari Tangguh," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









