PLN EPI Gandeng Raksasa Energi Jepang JERA Kembangkan Rantai Pasok LNG

AKURAT.CO PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) dan JERA Co., Inc. (JERA) telah menandatangani Joint Development Study Agreement (JDSA) untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan rantai pasok gas alam cair atau Liquefied Natural Gas (LNG) di Indonesia.
Adapun, JERA merupakan perusahaan pembangkit listrik terbesar di Jepang. Perusahaan ini berfokus pada pemanfaatan teknologi dan data digital dengan tujuan mencapai model pembangkit listrik baru yang rendah karbon.
Sekretaris Perusahaan PT PLN Energi Primer Indonesia, Mamit Setiawan mengatakan JDSA ini melanjutkan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) yang telah ditandatangani oleh kedua perusahaan pada Februari 2024.
Baca Juga: Gandeng Pemkab Indramayu, PLN EPI Siap Bangun Ekosistem Energi Biomassa
“JDSA ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kemitraan dan mendorong penyusunan rencana pengembangan rantai pasok LNG yang layak di Indonesia,” kata Mamit dalam keteranganya, Rabu (13/8/2025).
Studi bersama ini akan berfokus pada aspek komersial, finansial, dan regulasi, dengan tujuan memperkuat komitmen PLN EPI dan JERA dalam berkontribusi terhadap perkembangan lanskap energi Indonesia.
Kedua Perusahaan, kata Mamit akan bersama-sama mengeksplorasi, yaitu potensi kerja sama dalam pengadaan, pasokan, dan optimalisasi LNG.
“Serta peluang pengembangan infrastruktur LNG, khususnya untuk mendukung sektor kelistrikan Indonesia,” ujarnya.
Baca Juga: Sinergi PLN EPI dan Pelindo Kembangkan Infrastruktur Gas dan BBM Nasional
Seiring dengan upaya Indonesia untuk mendiversifikasi bauran energi dan meningkatkan ketahanan energi, LNG semakin berperan penting sebagai bahan bakar pembangkit listrik yang rendah emisi, fleksibel, serta mampu mendukung keandalan pasokan sekaligus transisi menuju masa depan energi yang berkelanjutan.
Studi bersama ini memadukan keahlian global JERA di seluruh rantai pasok LNG dengan kepemimpinan PLN EPI di sektor kelistrikan Indonesia, guna menghadirkan solusi praktis dan berkelanjutan bagi transisi energi nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









