AKURAT.CO Paragon Corp, perusahaan kosmetik nasional di balik merek seperti Wardah dan Make Over, kembali menunjukkan komitmennya terhadap kebermanfaatan sosial melalui program Paragonian Bergerak.
Dalam kegiatan bertajuk “Kuali Merah Putih”, Paragon berkolaborasi dengan konten kreator kuliner Bobon Santoso, untuk menggelar kegiatan memasak massal sekaligus penyuluhan kanker bagi masyarakat.
EVP and Chief of People and Business Ecosystem Paragon Corp, Ana Miftahuddin Amin, mengatakan program ini merupakan bagian dari perjalanan panjang Paragon dalam menghadirkan nilai kebermanfaatan, baik bagi karyawan maupun masyarakat.
“Paragon itu punya purpose kebermanfaatan. Kami ingin seluruh karyawan, yang kami sebut Paragonian, terlibat langsung memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat,” ujar Miftauddin dalam acara Paragonian Bergerak Kuali Merah Putih, di Jakarta, Kamis (9/10/2205).
Dirinya menjelaskan, Kuali Merah Putih merupakan simbol semangat kolaborasi antara karyawan Paragon dan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, para Paragonian bersama Chef Bobon memasak ribuan porsi makanan sambil memberikan edukasi terkait bahaya dan pencegahan kanker, bekerja sama dengan Yayasan Kanker Indonesia (YKI).
Menurut Miftauddin, Paragon telah menjalin kemitraan dengan YKI selama hampir satu dekade melalui berbagai kegiatan edukasi kesehatan.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya merasakan kebersamaan, tetapi juga mendapatkan pengetahuan. Karena edukasi tentang kanker masih sangat penting untuk meningkatkan kesadaran,” ujarnya.
Chef Bobon Santoso, yang dikenal melalui gerakan sosial Masak Besar untuk Negeri, menuturkan bahwa kegiatan kali ini menyajikan sekitar 1.500 porsi ayam kalio, lengkap dengan nasi, buah-buahan, dan air mineral.
“Tujuan acara ini adalah kolaborasi untuk negeri. Kami tidak hanya memasak, tapi juga memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat,” katanya.
Bobon mengungkapkan, seluruh proses memasak dilakukan dengan persiapan matang sejak dini hari. Timnya mulai mempersiapkan bumbu dan ayam sejak pukul 03.00 WIB agar kegiatan utama bisa berlangsung efisien dan tetap hangat saat disajikan kepada warga.
Selain di Jakarta, Bobon mengaku Kuali Merah Putih telah hadir di berbagai daerah di Indonesia, dari Papua hingga Sumatera.
Dirinya bahkan menyebut pernah memasak di daerah konflik di Papua, tepatnya di Mapi, Papua Selatan, di mana masyarakat mengira ia datang sebagai utusan presiden karena membawa misi kemanusiaan.
“Banyak masyarakat di pelosok yang jarang tersentuh. Melalui Kuali Merah Putih, kami ingin menyapa mereka, mengenalkan budaya lokal, dan berbagi semangat nasionalisme,” ungkap Bobon.
Sementara itu, Miftahuddin menambahkan bahwa kegiatan ini hanyalah satu dari banyak inisiatif Paragonian Bergerak yang akan digelar di seluruh Indonesia.
“Dalam beberapa bulan ke depan, akan ada berbagai bentuk aktivasi sosial lain yang melibatkan ribuan Paragonian di berbagai wilayah,” katanya.
Melalui Kuali Merah Putih, Paragon Corp ingin menunjukkan bahwa kebermanfaatan tidak selalu diwujudkan lewat donasi semata, melainkan juga melalui aksi nyata, kolaborasi, dan kebersamaan.
“Kami ingin setiap Paragonian merasakan bahwa kebaikan bisa dimulai dari hal sederhana, seperti memasak bersama untuk sesama,” tukas Miftahuddin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







