Buka Lahan Tanam 870 Ribu Hektare, Pemerintah Siapkan Hibah Rp10 Triliun
Hefriday | 21 November 2025, 16:47 WIB

AKURAT.CO Pemerintah menargetkan percepatan produksi pangan nasional melalui program perluasan areal tanam seluas 870.000 hektare.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menyampaikan, program ini akan dibiayai dana hibah sekitar Rp10 triliun yang diproyeksikan mulai terealisasi pada akhir 2025.
Amran menjelaskan langkah tersebut merupakan bagian dari transformasi sektor pertanian yang menjadi arahan Presiden Prabowo Subianto.
Fokus utamanya adalah meningkatkan kapasitas produksi dengan mengoptimalkan lahan-lahan yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.
“Kita akan tanam 870.000 hektare seluruh Indonesia, dan itu hibah kurang lebih Rp10 triliun,” ujar Amran dalam Sidang Pleno IV Munas XI Majelis Ulama Indonesia (MUI) 2025 di Jakarta, Jumat (21/11/2025).
Dirinya menambahkan bahwa pemerintah menargetkan proses verifikasi lahan dipercepat agar kegiatan tanam bisa segera dimulai pada musim berikutnya.
Menurutnya, tahapan di lapangan akan dilakukan melalui penyelesaian langsung, bukan hanya administrasi, untuk memastikan tidak ada waktu yang terbuang.
Amran menekankan percepatan program ini berkaitan erat dengan kebutuhan menjaga stabilitas pangan nasional.
Dirinya mengingatkan bahwa ketahanan pangan merupakan elemen strategis yang menentukan kekokohan negara di tengah dinamika global yang semakin tidak menentu.
“Ketahanan pangan itu identik dengan ketahanan negara. Kalau pangan bermasalah, negara bisa terguncang,” kata Amran.
Dalam pelaksanaannya, Kementerian Pertanian membuka peluang kemitraan dengan berbagai lembaga masyarakat, pemilik lahan produktif hingga organisasi kemasyarakatan.
Pemerintah berharap tidak ada lahan yang dibiarkan menganggur, terutama di daerah yang masih memiliki potensi perluasan.
Amran juga mengajak MUI untuk turut berpartisipasi sebagai mitra koordinasi. Ia mengatakan siap menanam di lahan yang dimiliki para ulama apabila diajukan secara resmi.
“Kami menunggu lahan-lahan milik para alim ulama MUI yang belum ditanami. Kirimkan proposalnya, pasti kami tanami,” ujarnya.
Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar menilai langkah Kementan tersebut sejalan dengan upaya mengoptimalkan kekayaan alam nasional.
Dirinya menuturkan, sektor pertanian memiliki potensi besar sehingga perlu dikelola secara sinergis agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas.
“MUI melihat apa yang dilakukan Pak Menteri ini bagian dari mensyukuri nikmat Allah. Alam kita sangat kaya, tinggal bagaimana dikelola dengan kerukunan, persatuan, dan sinergi,” kata Anwar.
Program perluasan tanam tersebut akan didukung penyediaan bibit, mekanisasi pertanian, serta pendampingan teknis untuk menjamin peningkatan produksi secara berkelanjutan.
Selain itu, strategi kementerian juga mencakup penguatan hilirisasi komoditas, modernisasi alat tanam otomatis, dan perbaikan tata niaga pangan guna menjaga stabilitas harga serta pasokan di tingkat konsumen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









