SDM Produktif Penentu Daya Saing Indonesia di Era Ekonomi Modern

AKURAT.CO Kualitas dan produktivitas tenaga kerja menjadi faktor penentu daya saing suatu negara. Dalam konteks perekonomian modern, sumber daya manusia yang produktif memiliki peran strategis.
Produktivitas tidak hanya diukur dari jumlah output, tetapi juga dari efisiensi dan kualitas kerja. Peningkatan keterampilan menjadi kunci dalam mendorong produktivitas tenaga kerja.
Perubahan struktur ekonomi menuntut tenaga kerja yang adaptif. Perkembangan teknologi dan digitalisasi menciptakan kebutuhan akan keterampilan baru.
Baca Juga: Cak Imin Usul Pembentukan Badan Vokasi Nasional untuk Perkuat Daya Saing Tenaga Kerja
Dikutip dari beberapa sumber, Kamis (25/12/2025) pendidikan dan pelatihan vokasi dinilai memiliki peran penting dalam menyiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri. Kesesuaian antara dunia pendidikan dan pasar kerja menjadi tantangan tersendiri.
Selain keterampilan teknis, soft skill seperti komunikasi dan kemampuan beradaptasi juga semakin dibutuhkan. Dunia kerja modern menuntut fleksibilitas dan kolaborasi.
Produktivitas tenaga kerja juga berkaitan erat dengan kesejahteraan. Lingkungan kerja yang sehat dan sistem pengupahan yang adil dapat meningkatkan motivasi pekerja.
Pemerintah dan pelaku usaha memiliki peran bersama dalam meningkatkan produktivitas. Investasi pada sumber daya manusia dinilai sebagai investasi jangka panjang.
Baca Juga: Kementerian PU Laksanakan Pelatihan Tenaga Kerja Konstruksi bagi Santri Pondok Pesantren Lirboyo
Di sisi lain, tantangan ketenagakerjaan seperti informalitas dan kesenjangan keterampilan masih perlu mendapat perhatian. Upaya peningkatan kualitas tenaga kerja harus bersifat inklusif.
Dalam jangka panjang, peningkatan produktivitas akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Daya saing nasional dapat meningkat seiring membaiknya kualitas tenaga kerja.
Dengan strategi yang tepat, tenaga kerja Indonesia berpotensi menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







