Konsumsi Listrik SPKLU Naik 479 Persen Selama Nataru 2025/2026

AKURAT.CO PT PLN (Persero) mencatat konsumsi energi listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) melonjak selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Selama periode Siaga Nataru 2025/2026 yang berlangsung dari 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, total energi listrik yang tersalurkan untuk pengisian daya kendaraan listrik di SPKLU mencapai 5.619 megawatt hour (MWh), atau meningkat menjadi 479% dari periode Nataru 2024/2025 sebesar 1.174 MWh.
Dari sisi frekuensi, aktivitas pengisian daya tercatat sebanyak 234.136 kali, atau meningkat menjadi 485% dari periode sebelumnya yang tercatat 48.254 kali.
Baca Juga: Gebyar Awal Tahun PLN, Ada Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan bahwa peningkatan pengisian daya kendaraan listrik selama periode Nataru menunjukkan adanya perubahan pola penggunaan kendaraan listrik oleh masyarakat.
“Pada periode Natal dan Tahun Baru, ketika mobilitas masyarakat meningkat, kendaraan listrik mulai dimanfaatkan tidak hanya untuk perjalanan jarak dekat, tetapi juga untuk perjalanan jarak jauh lintas wilayah, termasuk mudik dan liburan,” kata Darmawan dalam keterangannya, Rabu (7/1/2026) malam.
Darmawan menambahkan, kondisi tersebut berlangsung seiring dengan kesiapan layanan pengisian daya yang disiapkan di berbagai wilayah selama periode Nataru.
“Jaringan SPKLU yang tersebar di berbagai wilayah digunakan untuk melayani kebutuhan pengisian daya selama periode Nataru. Kesiapan infrastruktur ini membantu mendukung mobilitas masyarakat pengguna kendaraan listrik di tengah kepadatan perjalanan,” tambahnya.
Keandalan layanan pengisian daya tersebut ditopang oleh kesiapsiagaan infrastruktur dan sumber daya manusia selama periode Nataru.
Baca Juga: PLN EPI Resmikan Hub Biomassa Tasikmalaya–Ciamis, Perkuat Rantai Pasok Bioenergi Nasional
Diketahui, PLN menyiagakan 4.648 unit SPKLU dengan dukungan 5.190 personel di seluruh Indonesia. Khusus di jalur utama Sumatra–Jawa–Bali, PLN mengoperasikan 1.515 unit SPKLU, jumlah ini meningkat hingga tiga kali lipat jika dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya.
Selain penguatan infrastruktur fisik, PLN juga memaksimalkan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile sebagai pendukung operasional selama periode Nataru.
Melalui fitur Trip Planner, pengguna kendaraan listrik dapat merencanakan rute perjalanan dengan mempertimbangkan jarak tempuh dan lokasi SPKLU, sementara fitur AntreEV membantu mengatur antrean pengisian daya agar layanan tetap tertib di tengah lonjakan mobilitas.
“Seiring dengan ekosistem EV yang terus bertumbuh, Kami akan terus meningkatkan kesiapan layanan pengisian kendaraan listrik melalui penguatan infrastruktur dan layanan pendukung di berbagai wilayah,” tutur Darmawan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







