KAI Commuter Operasikan 1.149 Perjalanan per Hari Saat Angkutan Lebaran 2026

AKURAT.CO KAI Commuter memastikan kesiapannya secara menyeluruh dalam menghadapi masa Angkutan Lebaran (Angleb) 2026 di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya.
Sebagai penyedia layanan transportasi kereta komuter perkotaan dan antarwilayah aglomerasi, KAI Commuter fokus pada mobilitas masyarakat dari daerah asal menuju simpul transportasi untuk mudik maupun kebutuhan mobilisasi dalam kota.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda menyampaikan bahwa pada masa angkutan lebaran tahun ini, KAI Commuter total mengoperasikan sebanyak 1.149 perjalanan setiap harinya di area Jabodetabek, Merak dan sekitarnya termasuk perjalanan menutup Bandara Soekarno-Hatta.
Baca Juga: APBN Maret 2026: Pajak Tumbuh Kuat, Bea Cukai Tertekan
“KAI Commuter menyediakan kapasitas angkut sebanyak 50.244.436 orang atau lebih banyak 4 persen dari kapasitas angkut tahun lalu,” kata Karina dalam keterangannya, Kamis (12/3/2026).
Karina melanjut, untuk layanan Commuter Line Jabodetabek akan dioperasikan sebanyak 1.065 perjalanan setiap harinya.
Dengan total kapasitas angkut mencapai 47.059.996, diprediksi sebanyak 18.972.445 orang akan menggunakan Commuter Line Jabodetabek.
“Angka tersebut meningkat sebesar 1 persen dari capaian pengguna pada Angleb tahun sebelumnya,” tambahnya.
Selain Jabodetabek, KAI Commuter juga mengoptimalkan layanan Commuter Line Basoetta dan Commuter Line Merak. Setiap harinya, tersedia 70 perjalanan Commuter Line Basoetta dengan dengan total kapasitas angkut sebanyak 415.616 dan diproyeksikan 145.963 orang bergerak menuju bandara untuk mudik.
Untuk menjamin kenyamanan, KAI Commuter menyiagakan 5.400 petugas frontliner, mulai dari Masinis, Petugas Pengamanan, hingga Petugas Kesehatan.
Baca Juga: Siap War! Ini Tips Beli Tiket Kereta Api agar Dapat Harga Terbaik
KAI Commuter juga menambah fasilitas pendukung seperti toilet portable di Stasiun Bogor dan Stasiun Pasar Minggu, serta tenda ruang tunggu di Stasiun Bekasi, Bogor, Tangerang, Rangkasbitung, dan Cilegon.
Layanan Perjalanan Commuter Line Merak
Untuk Commuter Line Merak yang terintegrasi dengan Jabodetabek, kami mengoperasikan 14 perjalanan per hari dan menyediakan kapasitas angkut sebanyak 412.352 dengan volume pengguna di lintas ini diprediksi mencapai 299.259 orang, atau meningkat 1 persen dari tahun lalu.
Sebagai informasi, mulai 13–20 Maret 2026, KAI Commuter melakukan penyesuaian layanan di mana perjalanan Commuter Line Merak hanya sampai Stasiun Cilegon. Pengguna yang akan menuju Stasiun Merak akan dialihkan menggunakan transportasi lanjutan di Stasiun Cilegon.
Penyesuian layanan ini dilakukan juga di tahun-tahun sebelumnya untuk penataan lalu lintas kendaraan yang akan menyebrang melalui Pelabuhan Penyeberangan Merak dan Bakauheni, khususnya pada kondisi arus puncak Angkutan Lebaran Tahun 2026/1447 H.
Saat ini, stasiun-stasiun Commuter Line telah terintegrasi dengan berbagai moda seperti MRT, LRT Jabodebek, Bus TransJakarta, hingga transportasi daring. Pengguna juga dapat memanfaatkan Kartu Multi Trip (KMT) untuk transaksi pembayaran di semua moda tersebut.
“KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna untuk selalu mengikuti aturan selama perjalanan, menjaga dan mengawasi anak-anak, mengikuti arahan petugas, serta tetap waspada demi keselamatan bersama,” tutur Karina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








